Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Asian Games Beri Dampak Besar Pariwisata

Asian Games Beri Dampak Besar Pariwisata

JALAN-JALAN redaksi16/05/2018 - 15:00 WIB

Penyelenggaraan Asian Games yang akan dilaksanakan pada 18 Agustus – 2 September 2018, menjadi kesempatan baik untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisman.

Dalam rangka memberikan semangat kepada para atlet yang akan bertanding serta menjadi ajang promosi Asian Games 2018, warga Jakarta pun disuguhkan pagelaran 18th Parade Asian Games 2018 pada Minggu (13/5) pagi.

Acara parade dimeriahkan berbagai pihak, baik pemerintah, BUMN, swasta maupun komunitas yang turut memberikan dukungan pada penyelenggaraan Asian Games 2018.

18th Parade Asian Games 2018 dilaksanakan di sekitaran Monas, tepatnya area Bundara Monas melewati Gedung Sarinah, Thamrin, lalu berakhir di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Event ini dilaksanakan dengan memanfaatkan 100 hari jelang Asian Games, tepatnya 98 hari menuju pesta olahraga terbesar di Asia. Ada 43 grup dengan total peserta mencapai 5.000 orang. Kementerian Pariwisata memberi support dengan mendatangkan Jember Fashion Carnaval (JFC) dalam parade tersebut.

Parade diawali grup yang terdiri dari Bendera Merah Putih, maskot Asian Games 2018, hingga bendera-bendera negara peserta. Tiga maskot Asian Games yang hadir adalah Kaka (Badak Bercula Satu), Atung (Rusa Bawean), dan Bhin Bhin (Burung Cendrawasih).

Setelah itu, berturut-turut penampilan dari pemerintah, BUMN, swasta dan komunitas ikut meramaikan acara dengan menampilkan keunikan masing-masing dan warna-warni bernilai budaya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebutkan, parade ini menjadi upaya mendatangkan keramaian. Selain menunjukan prestasi, ajang ini menjadi ajang persahabatan internasional, terlebih banyak kreativitas dari masing-masing negara peserta Asian Games 2018 yang menarik ditampilkan.

“Demam Asian Games 2018 ini harus disebarkan. Asian Games 2018 jadi event terbesar dalam sejarah Indonesia. Venue sudah tidak ada masalah, terkait pengamanan sudah siap. Atlet juga sudah berlatih,” terang Kalla lagi.

Asian Games 2018 menjadi ajang kedua yang digelar Indonesia. Ajang sebelumnya adalah Asian Games 1962. Saat itu, Indonesia untuk pertama kalinya menjadi runner up.

Asian Games 1962 diikuti 24 negara dan 3.000 orang peserta. Namun, eranya sudah berubah. Asian Games 2018 diikuti 45 negara dan melibatkan 18.000 orang.

“Asian Games 2018 ini berkembang enam kali lipat dari tahun 1962. Dengan upaya parade ini, semua lapisan masyarakat akan mengetahui adanya Asian Games 2018, khususnya warga Jakarta dan Palembang. Semua sudah demam Asian Games,” tegas Kalla lagi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, menilai respons masyarakat sangat positif. Baginya, dukungan masyarakat ini juga berarti respon positif masyarakat terhadap pariwisata di Indonesia.

“Antusiasme masyarakat ini luar biasa. Mereka memberi perhatian lebih kepada Asian Games 2018 melalui parade ini. Dan, parade ini memang menampilkan konten yang bagus dan unik. Penuh ornamen juga warna warni. Pesan berupa branding terkait Asian Games ini tersampaikan dengan baik,” terang Arief Yahya.

Pada kesempatan tersebut, Kemenpar menampilkan JFC dengan tema Archipelago Indonesia dan Asialight. Penampilan tim dibawah asuhan Dinan Fariz ini menjadi penutup yang manis pada 18th Parade Asian Games 2018.

Archipelago dikuatkan dengan konten Garuda, Sriwijaya, Lampung, juga Bali. Asialight terdiri dari Kujang, Bian Lian China, dan Ottoman-Turki. Ada juga Korea Selatan, Shogun Jepang, Saudi Arabia, Babylonia-Iran, India, hingga Thailand.

“JFC ini prestasinya luar biasa. Mereka saat ini terbaik ketiga di dunia. Sudah banyak penghargaan yang didapatkan mereka. Tampilnya JFC ini menjadi puncak dari prestasi dan kekayaan budaya yang dimiliki oleh Indonesia. Sebab, JFC ini merangkum semuanya,” kata Menpar lagi.

Selain itu, penyelenggaraan ajang olahraga internasional Asian Games juga memiliki dampak langsung dan tidak langsung yang berkontribusi terhadap pariwisata. Dampak langsungnya yakni peningkatan kunjungan wisman, berkembangnya infrastruktur, serta peningkatan ekonomi.

Sementara, dampak tidak langsungnya yakni media value yang tinggi, nama Indonesia akan menjadi sorotan sekitar 200 negara yang menayangkan Asian Games 2018.

“Media Value Asian Games begitu tinggi. Karena itu, pariwisata Indonesia akan semakin hits karena adanya penyelenggaraan perhelatan olahraga akbar ini” kata Arief Yahya lagi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, yang juga hadir dalam acara parade menyatakan, bahwa penyelenggaraan Asian Games 2018 akan menjadi kebanggaan bagi Indonesia dan Jakarta.

Untuk itu, Jakarta siap menjadi salah satu lokasi penyelenggaraannya. “Asian Games 2018 buat DKI adalah lapangan kerja. Dan ini menjadi tuntutan warga jakarta,” imbuh Sandi. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Stasiun Jakarta Kota, Simpul Transportasi Bersejarah

24/09/2025 - 11:00 WIB

Pacu Jalur Harumkan Indonesia di Dunia

21/08/2025 - 14:00 WIB

Ampel Tourist Information Center di Quds Royal Hotel Diluncurkan

08/08/2025 - 08:00 WIB

Taman Harmoni Surabaya Resmi Dibuka

05/08/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.