Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Benih Padi Sidenuk Dikenalkan di Sulut

Benih Padi Sidenuk Dikenalkan di Sulut

EKONOMI BISNIS redaksi21/06/2018 - 11:00 WIB

Benih padi unggul Sidenuk hasil penelitian Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) disebarluaskan di Provinsi Sulawesi Utara. Penyebaran benih ini dilaksakanan bersamaan dengan kegiatan sosialisasi dan diseminasi hasil litbang iptek nuklir di desa Dondoman Utara kecamatan Domuga Utara kabupaten Bolaang Mongondow.

Kegiatan dihadiri lebih dari 100 petani, Deputi bidang Teknologi Energi Nuklir BATAN Suryantoro, anggota komisi VII DPR Bara Hasibuan, Asisten I Bupati Bolaang Mongondow Derek Penembunan dan pejabat lainnya di lingkungan kabupaten Bolaang Mongondow.

Camat Domuga Hamando Mamonto mengucapkan terima kasih atas diselenggarakannya kegiatan sosialisasi dan diseminasi hasil penelitian BATAN. Kecamatan Domuga Utara terdiri dari 16 desa yang mayoritas penghasilan masyarakat daerahnya berasal dari pertanian dan sangat tepat jika BATAN hadir di kecamatan Domuga Utara.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Remon Ratu, wilayah pertanian Bolaang Mongondow adalah wilayah pertanian yang merupakan separuh dari wilayah pertanian yang ada di Sulut.

Wilayah pertanian Bolmon terdiri dari lahan sawah seluas 29.000 ha, lahan kering 100.000ha, dan pengembangan lahan padi gogo 48.000ha, dan jagung 34.000ha.

Dengan dikenalkannya benih varietas padi BATAN ini, Remon Ratu berharap dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian diwilayahnya.

Asisten I Bupati Bolaang Mongondow, menyampaikan, saat ini wilayahnya sedang melaksanakan program Upaya Khusus (Upsus) yang merupakan upaya guna mewujudkan swasembada pangan. Wilayah sawah awal tahun 2015 hanya 24.000ha saat ini sudah mencapai 29.000ha dan pada tahun 2017 telah menghasilkan 411.000 ton gabah kering.

Saat ini kabupaten Bolaang Mongondow telah menjadi lumbung beras untuk provinsi Sulawesi Utara, meskipun tidak lepas dari permasalahan seperti kesenjangan akses petani dengan teknologi dan kesenjangan pemahaman petani dengan kebijakan pemerintah yang masih tinggi. Beliau berharap kegiatan ini dapat menambah keragaman varietas padi di Bolaang Mongondow dan dapat meningkatkan hasil pertanian.

Anggota Komisi VII DPR RI, Bara Hasibuan, mengatakan, BATAN adalah badan penelitan sebagai mitra DPR dan melaksanakan program kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat Indonesia termasuk Bolmon. Beliau mengungkapkan bahwa Bolaang Mongondow sudah menjadi sentra pertanian di provinsi Sulawesi Utara dan berharap teknologi nuklir dapat membantu sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Bolmon.

Deputi Teknologi Energi Nuklir BATAN, Suryantoro dalam sambutannya mengatakan bahwa nuklir bukan hanya untuk bom yang menakutkan, tapi memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan manusia. Reaksi terbesar di bumi ini adalah matahari yang merupakan reaksi nuklir dan memiliki manfaat untuk kehidupan di bumi.

Varietas Sidenuk merupakan salah satu hasil iptek nuklir yang bermanfaat bagi kesejahteraan manusia. Sideduk adalah varietas yang paling banyak disukai terutama wilayah Jawa. Sidenuk memiliki masa tanam sekitar 90 hari dan dapat menghasilkan 9ton/ha serta tahan terhadap hama. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.