Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Bukti Dahsyatnya Mahakarya Borobudur

Bukti Dahsyatnya Mahakarya Borobudur

JALAN-JALAN redaksi20/04/2018 - 15:00 WIB

Kedahsyatan Mahakarya Borobudur 2018 menyapa. Pada even 18-22 April itu banyak kegiatan berkualitas yang bisa dikunjungi. Mulai pameran batik hingga pagelaran seni budaya. Semua melebur bersama eksotisme dan kemegahan Candi Borobudur. Even ini digelar di Taman Wisata Candi Borobudur, Jawa Tengah.

Nama besar Candi Borobudur sepertinya tidak perlu diragukan. Sebab, Borobudur merupakan warisan dunia. Oleh Kementerian Pariwisata, kawasan Candi Borobudur ini masuk dalam 10 Destinasi Prioritas.

Mahakarya Borobudur digelar sebagai peringatan World Heritage Day, Rabu (18/4). Kemeriahan ini juga diarahkan untuk memperingati Hari Kartini pada Sabtu (21/4).

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, Mahakarya Borobudur menjadi even besar dan sarat akan nilai.

“Mahakarya Borobudur ini luar biasa. Ada banyak nilai yang bisa dipelajari dari even dan venue yang besar seperti ini. Semoga ini bisa menumbuhkan kebangaan dari generasi muda. Mereka melestarikan karya besar dan warisan dari leluhur,” ungkapnya, Rabu (18/4).

Mahakarya Borobudur 2018 mengusung tema Wanita dan Batik ‘Indonesia Berkain’. Event ini secara garis besar terdiri dari tiga bagian, yaitu Batik Fashion Performing Art, Peringatan Hari Kartini, hingga Pameran Batik, Keris, juga Wayang beserta Bazar UMKM.

“Batik Fashion Performing biasanya menampilkan karya terbaru dan terbaik. Pasti akan menjadi inspirasi. Dan, peluncuran Kartu Kredit BRI ‘Wonderful Indonesia’ ini menjadi sinergi yang luar biasa. Kami ucapkan terima kasih dan sukses untuk BRI,” terang Menpar.

Kawasan Candi Borobudur ini memang memenuhi semua aspek. Atraksinya sudah pasti juara. Karena, menampilkan beragam kekayaan budaya.

Aksesbilitas menuju kawasan Candi Borobudur juga semakin mudah. Apalagi, bila Bandara New Yogyakarta International Airport sudah beroperasi pada April 2019. Bandara baru ini hanya berjarak 62 kilometer dari kawasan Candi Borobudur.

Kenyamanan wisatawan semakin terjamin dengan ketersediaan aspek amenitas. Sebab, Kementerian BUMN sudah mendorong unit usahanya untuk membentuk Balai Ekonomi Desa (Balkondes).

Saat ini sudah ada 20 desa di Kecamatan Borobudur yang sudah memiliki Balkondes. Hasilnya, sudah berdiri sekitar 60 homestay di sekitar kawasan Candi Borobudur.

Menurut Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana, Borobudur sangat spesial. “Even dan Candi Borobudur sangat penting. Borobudur ini warisan yang harus dilestarikan. Ini menjadi kawasan yang sangat potensial,” kata Pitana.

“Akses menuju ke sana memang semakin mudah, infrastruktur pendukung lainnya juga bagus. Ini akan menjadi paket destinasi yang sempurna. Kami juga yakin target kunjungan wisatawan akan tercapai.”

Berbagai upaya terus dilakukan untuk mengatrol kunjungan wisman ke kawasan Candi Borobudur. Sebab, target besar 2 juta kunjungan wisman sudah dicanangkan sampai 2019. Kawasan ini juga punya target 4,7 juta kunjungan wisatawan di tahun ini. Jumlah cukup realistis karena ada 3,8 juta wisatawan yang sudah berkunjung di tahun lalu. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Stasiun Jakarta Kota, Simpul Transportasi Bersejarah

24/09/2025 - 11:00 WIB

Pacu Jalur Harumkan Indonesia di Dunia

21/08/2025 - 14:00 WIB

Ampel Tourist Information Center di Quds Royal Hotel Diluncurkan

08/08/2025 - 08:00 WIB

Taman Harmoni Surabaya Resmi Dibuka

05/08/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.