Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Cara Meningkatkan Literasi Anak

Cara Meningkatkan Literasi Anak

KOMUNITAS redaksi29/01/2024 - 12:00 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya menggelar Lomba Mendongeng 2024 dengan tema Cerita Rakyat Surabaya. Kegiatan tersebut ditujukan bagi siswa-siswi yang duduk di kelas 4 atau 5 SD/Mi di Kota Surabaya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya, Mia Santi Dewi mengatakan bahwa Lomba Mendongeng atau Story Telling merupakan salah satu kegiatan tahunan dalam upaya meningkatkan literasi anak-anak di Kota Pahlawan.

“Story telling adalah cara agar anak-anak membaca, memahami, dan menyampaikan kembali. Lewat lomba ini, kami memberikan ruang agar mereka memiliki keberanian berbicara atau bercerita di depan orang banyak, lalu mengatur intonasi agar pesan dapat tersampaikan, termasuk berekspresi,” kata Mia, Minggu (28/01).

Selain itu, mia menjelaskan, kegiatan tahunan ini juga menjadi salah satu upaya Pemkot Surabaya dalam membentuk karakter anak dengan menstimulasi keterampilan bahasa, serta mengajarkan sikap, dan perilaku dalam menanamkan nilai budaya yang baik bagi anak.

“Kami ingin sejak dini, anak-anak terbiasa menceritakan tentang kebudayaan yang kita miliki. Bahkan, lewat mendongeng anak-anak dapat belajar tentang integritas dengan bercerita soal kejujuran untuk mengakui kesalahan. Contoh lain tentang menjaga kesehatan dan kebersihan lewat cara mencuci tangan,” jelasnya.

Untuk mendukung pengembangan literasi di Kota Pahlawan, Dispusip Kota Surabaya juga telah membuka layanan prima melalui program pembelajaran Gendis Sewu atau pembelajaran mendongeng dan menulis bagi anak-anak Kota Surabaya agar lebih gemar membaca.

“Kami terus melatih anak-anak mendongeng, sebenarnya ini juga suatu ajang mereka menunjukkan hasil yang telah dipelajarinya. Selain itu mendongeng masih menjadi cara yang efisien dalam menyampaikan sesuatu hal,” terangnya.

Nantinya, peserta yang menjadi juara dalam gelaran tersebut akan diikutsertakan dalam ajang Lomba Mendongeng tingkat selanjutnya. Yakni, di level provinsi. “Di provinsi juga menyelenggarakan, biasanya nanti yang juara di level kota akan kami ikutkan di level provinsi,” ujarnya.

Selanjutnya, anak-anak yang ingin mengikuti lomba tersebut harus memperhatikan syarat dan ketentuan Lomba Mendongeng 2024, di antaranya peserta adalah siswa kelas 4 atau 5 SD/Mi di Kota Surabaya, tema dongeng merupakan Cerita Rakyat Surabaya, peserta membuat video mendongeng berdurasi 7 menit, dan pengambilan video terbaru tahun 2024 dalam bentuk landscape/mendatar.

“Peserta tampil menggunakan pakaian seragam sekolah pada hari tersebut. Peserta diperbolehkan menggunakan alat bantu atau peraga, serta menyampaikan sumber cerita secara lisan dalam video. Dongeng tidak mengandung unsur SARA, kekerasan, dan pornografi,” katanya.

Para peserta lomba dapat mengisi link pendaftaran melalui link https://bit.ly/formlombamendongeng2024 dengan batas akhir pendaftaran dan pengumpulan video pada 7 Februari 2024. Penilaian lomba meliputi aspek penguasaan materi, cara mendongeng, kemampuan mendongeng, dan penampilan peserta dalam mendongeng. Sedangkan, Juara I Lomba Mendongeng Tingkat SD/Mi Tahun 2021-2023 Tingkat Kota Surabaya tidak diperkenankan mengikuti lomba.

“Ayo anak-anak Surabaya, tunjukkan bakat mendongeng kalian lewat Lomba Mendongeng cerita rakyat Surabaya ini. Tidak hanya bercerita, tetapi kalian juga bisa menginspirasi teman-teman kalian. Segera daftarkan diri kalian ya, kami tunggu,” pungkasnya. (ita)

literasi anak
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Comments are closed.

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.