Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Direct Flight Garuda Mumbai-Denpasar

Direct Flight Garuda Mumbai-Denpasar

JALAN-JALAN redaksi25/04/2018 - 14:00 WIB

Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan apresiasi kepada maskapai Garuda Indonesia yang membuka rute direct flight Mumbai-Denpasar. Inaugural flight Mumbai-Denpasar dilakukan, Senin (23/4). Menpar juga mengaku bangga Garuda menjadi maskapai nasional Indonesia.

“Saya ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih saya kepada Garuda Indonesia. Juga para pemangku kepentingan India yang berkumpul di sini, dalam kesempatan penerbangan perdana Garuda Indonesia dari Mumbai ke Denpasar,” tutur Menteri Arief Yahya, dalam sambutannya.

Hadir dalam kesempatan itu Konsul Jenderal Republik Indonesia di Mumbai Ade Sukendar, Presiden Direktur Garuda Indonesia Pahala N Mansury, Stafsus Menpar Bidang Konektivitas Judi Rifajantoto, Stafsus Menpar Bidang IT Samsriyono Nugroho dan Stafsus Menpar Bidang Komunikasi dan Media Don Kardono, serta Tenaga Ahli Menpar Bidang Konektivitas Robert W.

Dijelaskan Menpar, pesona yang dimiliki Bali sejak itu telah menarik begitu banyak orang India untuk datang ke Indonesia, khususnya ke Bali. “Banyak hal yang menarik yang membuat orang India datang ke Bali. Terutama, kesamaan antara kedua budaya tersebut,” tuturnya.

Namun, hal tersebut tidak lantas meningkatkan kunjungan wisatawan asal India ke Bali. Sebab, selama bertahun-tahun tidak ada konektivitas langsung antara kedua negara.

“Sebagian besar dari kita lupa bahwa India adalah salah satu tetangga terdekat. Kita lupa bahwa Andaman & Nicobar Islands hanya berjarak kurang dari 200 km dari Aceh, provinsi paling barat di Indonesia. Namun, Garuda Indonesia telah berinisiatif untuk membuka hubungan langsung antara kedua negara, Indonesia dan India,” tutur Menpar.

Jalur udara India-Indonesia sebenarnya telah dilayani Desember 2016. Atau ketika ketika Garuda Indonesia membuka rute Mumbai-Jakarta. Namun, rute ini tidak melayani penerbangan langsung. Wisatawan harus transit terlebih dahulu di Bangkok, Thailand.

“Meski demikian, kami sangat bangga. Karena, hari ini menandai awal baru hubungan India-Indonesia. Yaitu dengan pembukaan rute Mumbai-Bali. Garuda akan menggunakan badan lebar Airbus A330. Saya berterima kasih kepada Garuda atas usaha besar mereka yang kami harap dapat membawa lebih banyak orang India untuk mengenal Indonesia lebih khususnya Bali dan sebaliknya,” paparnya.

Pembukaan direct flight ini membuat Menteri Pariwisata optimistis target kunjungan 700.000 wisatawan asal India bisa terealisasi.

“Untuk 2018, saya telah menetapkan target setidaknya 700.000 kunjungan wisatawan India. Ini adalah target besar. Sebab, tahun 2017 kita menerima sekitar 485.000 pengunjung India. Namun kami sangat optimis untuk mencapai target ini,” katanya.

Rasa optimis Menteri Pariwisata tidak berlebihan. Karena, pasar India mencapai pertumbuhan 30% dibandingkan dengan 2016, tertinggi kedua setelah China. Dan pada tahun 2018, divalidasi bahwa India telah melampaui pengunjung Korea dan Jepang ke Indonesia, dengan total 87.000 pengunjung India dibandingkan dengan 74.000 untuk Jepang dan 63.000 untuk Korea.

“Kegiatan Networking Lunch, serta Upacara Inaugural yang kami hadiri ini, adalah bukti komitmen kami untuk mendukung maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Kami juga akan bergabung bersama dalam kerja sama dengan Garuda Indonesia untuk melakukan perjalanan sosialisasi ke Bali, Solo dan Yogyakarta untuk beberapa media India,” tuturnya.

Menurut menteri asal Banyuwangi ini, famtrip akan istimewa karena tidak hanya akan memperkenalkan Bali saja. “Kami juga akan membawa mereka untuk mengetahui lebih baik tujuan lain di luar Bali. Tujuan yang saya percaya juga akan menjadi tujuan populer Indonesia di masa depan untuk orang India,” katanya.

Manteri Arief Yahya mengaku gembira karena Indonesia memiliki Garuda sebagai maskapai nasional yang mulai terbang langsung ke Denpasar. Dalam budaya India, Garuda melambangkan kekuatan dan kesetiaan. Hal ini sesuai dengan Indonesia dan India yang memiliki hubungan erat, bahkan sebelum pembentukan kedua republik.

“Kami bangga membawa nama Garuda sebagai maskapai penerbangan nasional. Saya percaya peresmian ini tidak hanya akan mengembangkan sektor perjalanan dan pariwisata tetapi juga meningkatkan kerjasama yang lebih luas antara kedua negara serta membawa orang India dan Indonesia dalam pemahaman yang lebih dekat satu sama lain,” pungkasnya. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Stasiun Jakarta Kota, Simpul Transportasi Bersejarah

24/09/2025 - 11:00 WIB

Pacu Jalur Harumkan Indonesia di Dunia

21/08/2025 - 14:00 WIB

Ampel Tourist Information Center di Quds Royal Hotel Diluncurkan

08/08/2025 - 08:00 WIB

Taman Harmoni Surabaya Resmi Dibuka

05/08/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.