Dorong Pengembangan Jalur Cruise
JALAN-JALAN

Dorong Pengembangan Jalur Cruise

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 mendorong pengembangan jalur cruise dan ferry di Sumatera Utara dengan memberikan pelayanan yang terbaik.

Dorongan itu mengemuka saat rapat koordinasi Pelindo 1 bersama bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman terkait Potensi Pengembangan Jalur Cruise dan Ferry Medan – Penang yang dilaksanakan di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan.

Dalam rakor yang dipimpin Asisten Deputi Infrastruktur Pelayaran, Perikanan, dan Pariwisata Kemenko Kemaritiman Rahman Hidayat itu juga dihadiri sejumlah pejabat.

Antara lain Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Belawan Jece Julita Piris, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara Hidayati, para General Manager Pelindo 1 Cabang Pelabuhan yang berada di wilayah Sumatera Utara, serta perwakilan dari sejumlah instansi dan operator cruise terkait.

General Manager Pelindo 1 Cabang Belawan, Yarham Harid menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini dapat mengumpulkan berbagai pihak yang terkait untuk membahas dan bertukar pandangan mengenai pengembangan cruise untuk meningkatkan pariwisata.

Dikatakan di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan memang sudah beberapa kali disandari cruise yang akan berkunjung ke destinasi-destinasi wisata yang berada di Sumatera Utara.

“Untuk memacu peningkatan kunjungan wisatawan ke Sumatera Utara, salah satu upaya kita menggelar rakor untuk melihat potensi pengembangan jalur cruise untuk meningkatkan pariwisata dan mendorong perekonomian, khususnya daerah Sumatera Utara,” jelas Yarham Harid.

“Pelindo 1 telah melakukan penataan Terminal Penumpang di beberapa pelabuhan yang dilengkapi dengan fasilitas modern yang lengkap untuk memberikan kenyamanan para wisatawan yang melakukan perjalanan menggunakan cruise,” tambah Yarham Harid.

Asdep Kemenko Kemaritiman Rahman Hidayat sekaligus sebagai Ketua Satgas/Task Force Cruise memberikan paparan terkait potensi dan tantangan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara melalui kapal pesiar (cruise).

“Tren industri cruise di Asia menunjukkan 9 dari penumpang Asia berwisata cruise di Kawasan Asia sehingga jumlah cruise dengan tujuan antarnegara Asia meningkat pesat,” katanya.

Tahun 2018, Indonesia menduduki peringkat 7 dari 10 Top Destinasi dengan total 354 call, yang meningkat jika dibandingkan tahun 2015 Indonesia menduduki peringkat 9 dari 10 Top Destinasi dengan total kunjungan cruise sebanyak 196 call.

Rahman Hidayat menerangkan bahwa dengan rapat koordinasi ini diharapkan memberikan masukan dan membuka peluang untuk mendorong pengembangan jalur cruise Penang – Belawan dengan fokus pengembangan jalur di wilayah Belawan dan mengintegrasikan daerah lainnya di Sumatera Utara.

“Kita semua harus bersatu untuk bekerja bersama-sama untuk mendukung pertumbuhan jumlah kunjungan cruise ke wilayah Sumatera Utara untuk upaya meningkatkan kunjungan wisatawan serta mendorong perekonomian daerah,” jelasnya. (sak)