Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
  • Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga
  • Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
  • Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara
  • Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum
  • Sidak RSUD Soewandhie, Wali Kota Eri Evaluasi Layanan Farmasi, IGD, dan Sistem Antrean Pasien
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Ekskavasi Bangkai Kapal Dinasti Ming

Ekskavasi Bangkai Kapal Dinasti Ming

PERISTIWA redaksi26/08/2025 - 15:00 WIB

Para arkeolog Tiongkok berhasil mengangkat benda-benda berharga dari dua bangkai kapal di masa Dinasti Ming. Bangkai kapal itu ditemukan di kedalaman 1.500 meter di lereng kontinental barat laut di Laut Cina Selatan.

Setalah melalui proses pengangkatan, benda-benda hasil temuan tersebut ditempatkan di Museum Laut Cina Selatan. Museum yang berlokasi di daerah Qionghai, Provisi Hainan, Tiongkok ini, mulai memamerkannya pada publik di tahun 2024.

Pengunjung bisa menyaksikan ‘harta karun’ dari bangkai kapal tersebut, berupa artifak dan sekitar 900 barang keramik dan tembikar Seperti mangkok, piring dan guci dengan disain indah, yang berasal dari masa lebih dari 500 tahun yang silam.

Karenanya, temuan ‘harta karun’ ini sangat penting untuk mengungkap lebih jauh sejarah ‘jalur sutera maritim’ di Laut Cina Selatan. Jalur ini bukan hanya menjadi rute perdagangan tapi juga pertukaran budaya masyarakat Tiongkok dengan dunia luar.

Sejarah ini masih relevan di masa kini, saat pemerintah Tiongkok menggulirkan “Inisiatif Sabuk dan Jalan” atau “Belt and Road”. Inisiatif ini merupakan strategi pembangunan global Tiongkok dengan cara menjalin kerjasama ekonomi dengan berbagai negara.

Dari catata Museum, penemuan bangkai kapal berawal dari kegiatan ekspedisi dan riset. Kegiatan itu dilakukan Institue of Deep-Sea Science and Engineering, China Academy of Sciences pada Oktober 2022.

Di bangkai kapal pertama ditemukan sejumlah kompartmen berisi artifak, porselin dan benda-benda terbuat dari metal. Dari analisis yang dilakukan, benda-benda tersebut berasal dari periode Zhengde tahun 1506-1521.

Porselin yang ditemukan dari kapal ini ciri khasnya berwarna biru-putih, hijau, kuning dan merah. Pada masa Zhengden diketahui, ekspor barang keramik dari Tiongkok berkembang pesat.

Sedangkan di bangkai kapal kedua, ditemukan benda-benda keramik berukuran kecil seperti potongan kayu eboni dan keramik. Benda-benda itu diperkirakan berasal dari periode Hingzhi tahun (1488-1505).

Museum Laut Cina Selatan, juga menampilkan kapal-kapal berteknologi canggih yang digunakan untuk riset di laut dalam. Serta informasi bagaimana proses ekskavasi arkeologi dilakukan di laut dalam.

Termasuk proses apa saja yang dilakukan untuk menjaga ketahanan benda-benda kuno yang ditemukan agar tahan dari pengaruh cuaca dan lingkungan. Seluruh proses restorasi dan konservasi dilakukan dalam laboratorium yang sudah didisain khusus.​ (rri)

kapal dinasti ming
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB

Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum

16/07/2026 - 20:23 WIB

Comments are closed.

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.