Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Hadiahi Pengantin yang Tunda Resepsi

Hadiahi Pengantin yang Tunda Resepsi

KOMUNITAS redaksi27/03/2020 - 15:00 WIB

Dua pasang mempelai pengantin asal Jawa Timur diundang Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ke Grahadi usai melangsungkan akad nikah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu (25/3).

Dua pasang mempelai pengantin itu diberi apresiasi dan diberi hadiah lantaran menunda acara resepsi pernikahan di tengah wabah virus corona yang sedang menjangkit Jawa Timur dan Indonesia.

Mengikuti anjuran Pemerintah Provinsi Jatim untuk menunda menggelar resepsi pernikahan, pasangan Yavuz Ozdemir WNA asal Turki dan Irra Chorina Octora asal Candi Lontar Surabaya serta Amal Fatchullah dari Perum Griya Surabaya dan Diana Anggraini dari Benowo Sawah Pakal Surabaya, sepakat hanya menggelar prosesi akad nikah saja dengan menghadirkan keluarga dekat yang sangat terbatas.

Sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan kedua pasang mempelai pengantin ini, secara khusus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengundang mereka untuk mendapatkan hadiah khusus darinya.

Tak ramai-ramai dan mematuhi standar protokol kesehatan di tengah wabah covid-19, hanya keluarga terdekat yang dibolehkan datang mengiringi penantin. Masing-masing pasang mempelai hanya dibolehkan membawa sekitar lima anggota keluarga. Yaitu orang tua dan saudara terbatas.

“Ini tidak terencana dan mendadak, karena saya dapat info jam 09.00 WIB bahwa ada dua pasang pengantin yang melangsungkan pernikahan dan menunda resepsi akhirnya saya undang mereka ke Grahadi. Karena sebenarnya mereka ini sudah pesan gedung untuk resepsi tapi mereka mengikuti regulasi di tengah wabah covid, sehingga nikahnya hanya akad saja resepsi ditunda,” kata Khofifah.

Pihaknya mengatakan Pemprov memang mengeluarkan kebijakan demi mengurangi kemungkinan adanya penularan virus corona. Pemprov mengimbau agar resepsi pernikahan ditunda dan hanya dianjurkan untuk menggelar akad nikah saja dengan mengundang orang yang sangat terbatas.

Di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya sendiri juga diterapkan protokol kesehatan seperti adanya room screening, cek suhu tubuh dan mencuci tangan dengan hand sanitizer, ber masker dan jarak interaksi yang aman.

“Saya sengaja mengundang ke sini supaya keduanya bisa menginspirasi yang lain bahwa di kondisi seperti ini mereka bisa mengendalikan diri untuk menunda resepsi pernikahan dan hanya menggelar akad nikah. Resepsinya ditunda sampai wabah covid – 19 selesai,” kata Khofifah.

Saat menerima kedatangan dua pasang mempelai pengantin ini, Khofifah sempat menitikkan air mata. Ia merasakan bahwa ada kesedihan besar yang pastinya dirasakan mempelai pengantin karena harus menunda resepsi pernikahan lantaran ada wabah. Padahal seharusnya di momen sakral ini tentunya diharapkan akan datang orang terdekat yang bisa memberikan doa dan restu.

“Kembali saya mengimbau ke masyarakat agar tidak menggelar kegiatan yang mengundang keramaian, tidak hadir dalam acara yang mengumpulkan massa, lebih baik di rumah saja, untuk menghindari potensi penularan virus corona yang kini tengah mewabah,” kata Khofifah.

Irra Chorina Octora, salah satu mempelai wanita yang baru saja sah menjadi isteri Yavuz Ozdemir mengaku bahwa dirinya mulanya kecewa karena tidak bisa menggelar resepsi pernikahan sesuai rencana.

“Mulanya saya bingung dan panik saat dengar anjuran dari pemerintah terkait wabah corona ini dan kami khawatir kami tidak bisa menikah, maka kita usahakan di KUA dan pihak masjidnya juga dikoordinasikan ternyata kami bersyukur kami tetap bisa melaksanakan pernikahan,” kata Irra Chorina Octora.

Meski begitu ia merasa senang dan terhormat karena diundang langsung ke Grahadi oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Hal ini menurutnya mampu mengobati rasa kekecewaan dirinya dan juga keluarga di hari bahagianya.

“Terima kasih ibu gubernur. Kami mungkin akan menunda resepsi di hari lain. Dengan pertimbangan untuk menyelamatkan banyak orang agar tak tertular virus corona,” kata Irra.(ita)

COVID-19 Khofifah Indar Parawansa Pengantin Virus Corona Virus Korona
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.