Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
  • Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga
  • Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
  • Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara
  • Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum
  • Sidak RSUD Soewandhie, Wali Kota Eri Evaluasi Layanan Farmasi, IGD, dan Sistem Antrean Pasien
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Impian Davi Jadi Kandidat Golden Ticket FK Unair

Impian Davi Jadi Kandidat Golden Ticket FK Unair

PERISTIWA redaksi13/03/2025 - 11:30 WIB

Ajang penerimaan Golden Ticket selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh siswa-siswi terbaik yang ingin berkuliah di Universitas Airlangga. Pada tahun 2025 ini, terdapat 3.155 siswa dari 1.423 sekolah yang mendaftar untuk menjadi penerima golden ticket di UNAIR.

Di tengah persaingan yang sangat ketat itu, tentu menjadi salah satu kandidat penerima golden ticket menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Salah satu siswa yang berhasil menjadi nominator Golden Ticket itu adalah Al Davi Muhammad Azriel Firdaus dari MAN 2 Kota Malang.

Davi, sapaannya, berhasil mengamankan salah satu posisi sebagai kandidat penerima Golden Ticket untuk Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran UNAIR. Beragam prestasi gemilangnya turut menjadi salah satu faktor Davi berhasil menembus persaingan yang ketat.

Davi menceritakan, salah satu hal yang memotivasinya masuk FK UNAIR adalah kata-kata dari Imam Syafi’i mengenai ilmu. “Imam Syafi’i pernah berkata, bahwa ilmu itu ada dua, ilmu dunia dan akhirat, kalau ilmu akhirat itu ilmu fiqih, ilmu-ilmu hukum Islam dan yang kedua ilmu kedokteran, yakni untuk menjaga kesehatan badan,” jelasnya, Rabu (12/02).

Selain itu, siswa asal Malang ini juga memiliki mimpi untuk dapat membantu banyak orang yang masih kesulitan mendapatkan akses kesehatan, terutama di Indonesia.

“Saya cukup miris melihat keadaan Indonesia yang fasilitas kesehatannya kurang merata, oleh karena itu, saya ingin menjadi seorang dokter yang dapat membantu mereka,” lanjutnya.

Menjadi seorang kandidat peraih golden ticket FK UNAIR menunjukkan bahwa Davi memang kompeten di bidangnya. Terbukti dari prestasi-prestasi gemilang yang ia raih, seperti medali perak OSN di bidang Biologi, medali perak Olimpiade Sains Airlangga, dan medali perak di Kompetisi Sains Madrasah.

Namun, perolehannya ini tidak lantas membuatnya puas, karena Davi berencana untuk melanjutkan prestasi-prestasinya setelah menjadi mahasiswa UNAIR. “Di UNAIR nanti, aku ada rencana ikut ONMIPA, dan olimpiade-olimpiade lainnya, baik di tingkat nasional maupun internasional,” terangnya.

Selain berencana untuk terus meraih prestasi akademik, alumni salah satu MAN terbaik ini juga ingin melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi banyak orang. Sebagai seorang calon mahasiswa kedokteran, ia bertekad untuk dapat memberikan bantuan kesehatan dan mengabdi untuk masyarakat, terutama yang belum mendapat fasilitas kesehatan yang layak.

“Menurut Saya, fasilitas kesehatan maupun dokter spesialis yang tidak merata di Indonesia ini juga disebabkan banyak faktor, apalagi faktor-faktor sistemik. Seperti regulasi, atau malah dari dokternya sendiri. Oleh karena itu, Saya berharap di masa depan saya dapat menjadi bagian dari orang-orang yang melakukan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” pungkasnya.(ita)

Golden Ticket Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB

Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum

16/07/2026 - 20:23 WIB

Comments are closed.

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.