Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
  • Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga
  • Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
  • Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara
  • Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum
  • Sidak RSUD Soewandhie, Wali Kota Eri Evaluasi Layanan Farmasi, IGD, dan Sistem Antrean Pasien
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Instalasi Filter Air Unair di Daerah Bencana

Instalasi Filter Air Unair di Daerah Bencana

KOMUNITAS redaksi19/12/2025 - 16:00 WIB

Tiga pekan pascabanjir dan tanah longsor, sejumlah akses dasar bagi masyarakat masih belum pulih dengan sempurna. Selain akses mobilitas seperti jalan dan jembatan yang putus, akses akan kebutuhan air bersih juga masih menjadi kendala tersendiri.

Di Jorong (dusun) Limo Badak, Malalak, Kabupaten Agam misalnya, akses air bersih masih cenderung terbatas. Pasalnya, sumber air yang biasa masyarakat gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, turut terdampak banjir dan tanah longsor.

Melihat kondisi tersebut, dosen dan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) yang juga tergabung dalam Tim Tanggap Darurat Bencana Universitas Airlangga (UNAIR) mendorong percepatan pemulihan lewat instalasi filter air.

Dosen FST yang juga terjun langsung ke lokasi bencana, Danar Arifka Rahman ST MT menerangkan bahwa pemasangan filter air di Limo Badak bertujuan untuk membantu mengembalikan akses air dan sanitasi bersih bagi masyarakat terdampak.

Danar dalam keterangannya menceritakan proses instalasi filter air, mulai dari penentuan titik lokasi hingga sumber air yang digunakan. Sebagai informasi, Limo Badak menjadi salah satu kawasan terdampak di Kecamatan Malalak. Di sana, masyarakat mendirikan dapur umum di dekat sebuah masjid yang juga menjadi tempat berkumpul dan evakuasi.

“Untuk distribusi air bersihnya, kami mengambil dari tampungan masyarakat setempat, di mana air itu mengalir terus dari atas lalu kami ambil, kami tampung di suatu bak penampungan. Di penampungan tersebut kami pompa melalui kolong filtrasi. Hasil filtrasi tersebut bisa masyarakat manfaatkan untuk masak, minum, dan sebagainya,” terangnya.

Untuk mendapatkan performa instalasi yang optimal, tak lupa Danar dan tim juga memberikan sosialisasi tentang perawatan instalasi pada masyarakat. “Kami juga sudah menyampaikan ke masyarakat setempat cara membersihkan filter sehingga bisa digunakan terus. Selama rutin dibersihkan, instalasi tersebut bisa awet sampai berbilang tahun,” jelasnya.

Dosen Teknik Lingkungan itu berharap, instalasi filter air tersebut bisa membawa manfaat bagi masyarakat Limo Badak untuk menjalani hari-hari pascabencana. “Harapan saya semoga hal kecil ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Limo Badak. Kemudian dengan adanya sosialisasi cara penggunaannya, kami harap filter air ini bisa awet dan bisa dimanfaatkan terus oleh mereka,” ucap Danar.

Bagi masyarakat Limo Badak, seperti Rio Hanafi, kehadiran instalasi filter air ini sangat membantu keberlangsungan hidup mereka sehari-hari. Pasca terjadinya bencana, aktivitas mereka sempat terganggu karena sumber air yang turut terdampak.

Rio berharap, instalasi filter air tersebut bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan bagi masyarakat setempat. “Masyarakat di Limo Badak ini juga akan turut berpartisipasi dan bergotong royong dalam perawatan instalasi ini. Mudah-mudahan alat ini bisa berfungsi untuk masyarakat di sini untuk selanjutnya dan seterusnya,” harapnya. (ita)

Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB

Comments are closed.

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.