Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»ITS Berkolaborasi Kembangkan KEK Singhasari

ITS Berkolaborasi Kembangkan KEK Singhasari

EKONOMI BISNIS redaksi26/08/2020 - 14:00 WIB

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjajaki kerja sama dengan PT Intelegensia Grahatama dalam membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari.

ITS diharapkan menjadi tombak utama dalam menyumbang berbagai inovasi teknologi untuk KEK Singhasari melalui nota kesepahamanyang ditandatangani di Gedung Rektorat ITS, Rabu (19/08) lalu.

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng menyambut gembira adanya kerja sama ini mengingat banyak sekali inovasi teknologi dari ITS yang dapat digunakan dan perlu pengembangan lebih lanjut.

Kerja sama ini tentunya sebagai bentuk aksi nyata ITS untuk membangkitkan ekonomi nasional lewat pembangunan KEK. “Diharapkan nanti kita dapat lebih memperkuat melalui potensi yang kita punya,” jelasnya.

ITS sendiri saat ini telah menghasilkan berbagai produk teknologi untuk membantu penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Dengan adanya kerja sama ini tentu menjadi peluang ITS untuk mengembangkan berbagai teknologi yang berperan dalam penanganan masalah lain.

“Saya berharap kerja sama ini bisa sampai melakukan ekspansi ke berbagai bidang yang memberikan manfaat ke masyarakat,” tuturnya.

KEK Singhasari sendiri merupakan salah satu KEK baru yang ada di Indonesia. Secara umum, kawasan ini akan memiliki dua zona utama yaitu zona pariwisata dan zona pengembangan teknologi.

Kawasan ini bisa dibilang potensial karena terletak dekat dengan Kawasan Pariwisata Bromo Tengger Semeru. “KEK Singhasari juga digadang-gadang akan menjadi KEK pertama di Indonesia yang berwawasan teknologi,” ungkap David Santoso, Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama.

David menjelaskan, nantinya KEK Singhasari akan memiliki ekosistem digital terintegrasi dengan tiga subjek utama seperti Singhasari Digital Valley, Singhasari Digital Factory, dan Singhasari Cloud Innovation Center. “Ketiga subjek tersebut tentu akan memerlukan pengembangan lebih lanjut dan butuh bantuan dari ITS,” tambahnya.

KEK Singhasari juga merupakan satu-satunya KEK yang dikelola oleh pihak swasta. KEK ini juga ditargetkan menjadi pusat pengembangan teknologi untuk nantinya dapat dikomersialisasikan dan menjadi keunggulan Indonesia.

“ITS sebagai PTNBH dan memiliki beberapa Science Technopark akan sangat menguntungkan dengan menghasilkan kerja sama yang lebih luas dan profesional,” terangnya.

David juga menyampaikan bahwa KEK Singhasari juga menggandeng banyak stakeholder lokal yang menjaring banyak potensi anak muda Indonesia. Dengan dibangunnya KEK ini pun diharapkan menjadi aksi nyata yang inovatif untuk menumbuhkan iklim teknologi Indonesia.

“Dengan menjaring mahasiswa ITS pun diharapkan nantinya KEK ini dapat menumbuhkan potensi mereka dalam bidang teknologi,” pungkasnya. (ita)

ITS Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari PT Intelegensia Grahatama Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.