Jalasenastri Operasi THT Gratis di Rumkital Dr Ramelan Surabaya
KESEHATAN PERISTIWA

Jalasenastri Operasi THT Gratis di Rumkital Dr Ramelan Surabaya

Tingginya penderita gangguan pada Telinga Hidung Tenggorokan (THT-KL) di Indonesia menjadikan Jalasenastri menggelar operasi gratis di Rumkital dr Ramelan Surabaya.

Sebanyak 43 orang pasien mulai usia 1 tahun hingga 76 tahun mendapatkan operasi gratis yang digelar dalam rangka ulang tahun Jalasenastri ke-73.

Ny Manik Siwi Sukma Adji, Ketua Umum PP Jalasenastri mengatakan, dipilihnya pasien THT-KL dalam bakti sosial organisasi yang dipimpinnya kali ini karena prevalensi penderita mencapai 16,8% di Indonesia.

“Tanpa pendengaran dunia serasa sepi. Dari total 43 orang yang dioperasi anak anggota TNI hanya 1 orang lainnya masyarakat umum,” katanya pada wartawan usai menjenguk pasien THT yang akan di operasi di Rumkital dr Ramelan, Sabtu (3/7) pagi.

Karumkital dr Ramelan Laksma TNI dr Ahmad Samsulhadi, merasa bangga, RS yang dipimpinnya sebagai lokasi operasi gratis dari rangkaian HUT Jalasenastri kali ini. Apalagi, operasi ini didukung seluruh dokter THT terbaik di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum Perhimpinan Ahli Ilmu Penyakit THT (Perhati KL) dr Soekirman Soekin Sp THT-KL (K) menyampaikan pada operasi kali ada salah satu pasien anak yang diberikan implan rumah siput yang biayanya mencapai ratusan juta rupiah.

Ditemui di paviliun 2 Rumkital dr Ramelan, Soekirman menambahkan jika donasi operasi diberikan sepenuhnya oleh KSAL, swasta dan kedutaan Austria. “Makanya opersi ini tidak dipungut biaya sepeserpun. Termasuk peralatannya,” paparnya.

Didukung 67 dokter spesialis operasi yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut meliputi OMSK, tuli bawaan, tuli akibat bising pekerjaan dan lingkungan bising, tuli lanjut usia, tuli akibat obat ototoksik, tuli mendadak dan lain-lain.

Bakti sosial digelar bersama Univversitas Hang Tuah, Perhati dan Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT).

Selain operasi THT gratis HUT Jalasenastri digelar berbagai acara. Mulai seminar, pemeriksaan kesehatan, papsmear hingga Jala Fair yang puncaknya digelar pada 27 Agustus mendatang di Jakarta. (ita)