Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
  • Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga
  • Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
  • Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara
  • Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum
  • Sidak RSUD Soewandhie, Wali Kota Eri Evaluasi Layanan Farmasi, IGD, dan Sistem Antrean Pasien
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Jejak Marsinah, Pahlawan Buruh

Jejak Marsinah, Pahlawan Buruh

KOMUNITAS redaksi12/11/2025 - 15:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah dalam upacara di Istana Negara, Senin (10/11). Penetapan ini menjadi pengakuan formal atas jasa aktivis buruh ini memperjuangkan hak pekerja dan keadilan sosial.

Marsinah lahir pada 10 April 1969 di Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur dari pasangan Sumini dan Aastin. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana dan sejak kecil membantu neneknya dengan menjual makanan ringan demi menambah penghasilan keluarga.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Marsinah bekerja di pabrik jam tangan PT Catur Putra Surya (CPS) di Porong, Sidoarjo sekitar 1990. Ia kemudian menjadi juru bicara rekan buruhnya dan aktif menuntut kenaikan upah dan penghormatan terhadap hak pekerja.

Pada awal Mei 1993, Marsinah bersama para pekerja menggelar aksi pemogokan di CPS menuntut kenaikan upah pokok. Aksi ini terjadi setelah Surat Edaran Gubernur Jatim Nomor 50 Tahun 1992 merekomendasikan kenaikan cepat terhadap upah pekerja.

Pada 5 Mei 1993 Marsinah menghilang setelah mendatangi Kodim Sidoarjo menanyakan nasib rekan­-rekannya yang dipanggil aparat militer. Empat hari kemudian, 8 Mei 1993, jasad Marsinah ditemukan di hutan Wilangan, Nganjuk dalam kondisi memprihatinkan dan terindikasi korban penyiksaan.

Meski beberapa petinggi pabrik CPS sempat ditangkap, hingga kini belum ada pelaku utama yang dihukum secara final dalam kasus ini. Kasus Marsinah pun menjadi simbol pelanggaran hak buruh dan hak asasi manusia di Indonesia masa lalu.

Marsinah telah lama di­usulkan sebagai penerima gelar pahlawan nasional oleh para organisasi buruh dan HAM. Penganugerahan gelar di tahun 2025 ini menunjukkan pengakuan resmi negara terhadap perjuangannya.

Setiap tanggal 1 Mei (Hari Buruh) rekan­-rekan pekerja di Jawa Timur dan seluruh Indonesia mengenang keberanian Marsinah. Perjuangannya menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam memperjuangkan hak kerja, demokrasi, dan keadilan ­ lsosial dalam skala nasional. (rri)

Marsinah Pahlawan Buruh
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB

Comments are closed.

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.