Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Kapal Patroli Cepat Buatan Anak Bangsa

Kapal Patroli Cepat Buatan Anak Bangsa

PEMERINTAHAN redaksi11/06/2024 - 13:00 WIB

KRI Butana-878 dan KRI Selar-879 hadir sebagai bagian dari pembangunan kekuatan TNI-AL untuk menjaga keamanan dan melaksanakan penegakan hukum di laut. Dua kapal berkelir abu-abu putih terlihat bersandar gagah di perairan Kepulauan Riau, Batam, pada Selasa (07/05) lalu.

Badan kedua kapal itu dihiasi bendera merah putih yang dipasang melingkar dan diberikan aksen ploi atau lipatan di sisi-sisi tepian kapal. Sementara itu di salah satu sisi tubuh kapal, tertera tulisan berukuran besar sangat besar “Aku cinta produk Indonesia, 100% cinta Indonesia’.

Kedua kapal berbadan kekar tersebut merupakan armada tempur baru milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL), yang pagi itu tengah menjalani rangkaian prosesi simbolis, yakni shipnaming dan launching. Hadir dalam acara itu, pimpinan dari pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI)-Angkatan Laut (AL) selaku konsumen dan PT Citra Shipyard, selaku produsen.

Shipnaming sendiri merupakan bagian dan rangkaian seremonial dalam pembangunan kapal perang. Secara lengkap, seremonial pembangunan kapal perang akan meliputi tahap first steel cutting, keel laying shipnaming, launching, delivery and receiving commissioning, serta tahapan terakhir adalah pengukuhan.

Setelah pernyataan shipnaming, acara dilanjutkan pemotongan tali dan pemecahan kendi oleh Ketum Jalasenastri didampingi founder dan Dirut PT Citra Shipyard. Kemudian, dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan launching oleh KSAL Laksanama Muhammad Ali, yang secara simbolis juga melaksanakan pemotongan tali tross dan penekanan tombol sirine.

Mesin perang laut yang untuk pertama kalinya ditampilkan ke publik di galangan kapal milik PT Citra Shipyard itu diketahui diberi nama Kapal Republik Indonesia (KRI) Butana–bernomor lambung 878. Sedangkan kembarannya, KRI Selar, bernomor lambung 879.

Sebagai kapal patroli kebanggaan TNI-AL, kedua kapal itu memiliki spesifikasi teknis dengan ukuran panjang 45,50 meter dan lebar 7,90 meter. Kedua kapal tersebut juga memiliki draught 1,80 meter, kecepatan maksimum 24 knots, kecepatan jelajah 17 knots, dan menggunakan mesin pendorong pokok dua unit MAN 12V175D-MM (3018 PS/2200 KW).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengatakan bahwa kehadiran kedua kapal tersebut merupakan bentuk komitmen TNI-AL dalam meningkatkan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) dan mengurangi produk impor.

“Langkah itu diambil guna mendukung pemerintah dalam meningkatkan perekonomian, sekaligus sebagai wujud kemandirian bangsa dalam pemenuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang diwujudkan dengan memajukan industri perkapalan dalam negeri,” ujar KSAL Muhammad Ali.

Armada tempur baru tipe (PC) 40 buatan dalam negeri itu sendiri memang memiliki beberapa keistimewaan dibandingkan kapal patroli lain. Yakni, KRI Butana dan KRI Selar diperkuat dengan main gun satu unit meriam kaliber 30 mm dan dua unit senjata mitraliur kaliber 12,7 mm. Kedua kapal itu juga mampu beroperasi di berbagai medan dan cuaca, baik untuk melaksanakan penegakan hukum di laut maupun misi search and rescue (SAR).

Tergolong dalam alutsista yang canggih, kedua kapal patroli itu akan ditempatkan di lokasi terpisah demi memaksimalkan penjagaan keamanan dan penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia. KRI Butana akan disiapsiagakan di Satuan Kapal Patroli Pangkalan Utama TNI-AL (Lantamal) V Surabaya, sedangkan KRI Selar-879 kelak ditempatkan di Satuan Kapal Patroli Lantamal VIII Manado. (indonesia.go.id)

Kapal Patroli Cepat
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.