Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
  • Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga
  • Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
  • Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara
  • Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum
  • Sidak RSUD Soewandhie, Wali Kota Eri Evaluasi Layanan Farmasi, IGD, dan Sistem Antrean Pasien
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Kisah Nauris Mahasiswa Unair Penerima LPDP

Kisah Nauris Mahasiswa Unair Penerima LPDP

PERISTIWA redaksi11/03/2025 - 15:00 WIB

Banyak anggapan LPDP sekadar bantuan finansial untuk pendidikan tinggi, namun bagi M Nauris Firdaus Rofaudin, awardee LPDP dari FIB UNAIR, beasiswa ini lebih dari itu. Ia beranggapan, LPDP sebagai wadah bagi mereka yang memiliki visi linier dan komitmen untuk berkontribusi bagi negeri.

“Menurutku bukan LPDP yang mengubah jalan pikiran kami sebagai awardee, tapi LPDP memilih orang-orang dengan pola pikir linier dan kontribusi nyata bagi dalam negeri,” jelasnya.

Nauris sudah lama menekuni dunia desain grafis, bahkan sejak masih di pesantren. Ia melihat potensinya bukan hanya sebagai keterampilan, tetapi sebagai media komunikasi yang bisa berdampak luas.

Berangkat dari pengalamannya menjalankan UMKM madu dan produk herbal, Nauris mulai berpikir bagaimana desain dan media bisa menjadi jembatan bagi UMKM untuk berkembang lebih modern dan kompetitif.

“Saya melihat UMKM masih condong ke cara tradisional, belum memiliki strategi komunikasi visual yang kuat. Inilah mengapa saya mengambil Global Media Communication, agar bisa membantu meningkatkan kualitas UMKM melalui desain dan media,” ungkapnya.

Perjalanan Nauris tidak selalu mulus, ia bukan tipikal mahasiswa yang unggul secara akademik sejak awal. Ia pernah merasa kurang percaya diri karena bukan siswa berprestasi di kelas.

“Saya itu bukan tipikal orang yang pintar banget. Saya intermediate, harus banyak belajar. Tapi saya percaya selama kita yakin, kita pasti bisa melampaui batas kita sendiri.”

Selain itu, tantangan terbesar lainnya adalah ekspektasi sosial dan imposter syndrome atau perasaan tidak cukup layak meskipun sudah bekerja keras. Namun, ia menemukan cara untuk menghadapinya dengan menghargai diri sendiri lebih dulu, tanpa menunggu apresiasi dari orang lain.

“Dan itu membuat saya sadar bahwa saya harus menghargai diri saya sendiri dulu. Akhirnya, itu yang memantik saya untuk terus maju.”

Ia percaya bahwa setiap individu bisa melampaui batasnya sendiri jika memiliki keyakinan kuat. “Ketika kamu percaya bisa mendapatkan angka 7, sebenarnya kamu bisa mencapai 9.”

Nauris menegaskan menjadi seorang akademisi atau praktisi bisa memulai dari hal-hal kecil yang bermakna. Baginya, yang terpenting adalah proses, selama jalan yang ditempuh baik, dampaknya pasti akan terasa.

Baginya, persiapan mendapatkan LPDP bukan hanya soal akademik, tetapi juga soal memahami posisi diri dan bagaimana kita bisa berkontribusi bagi negeri. Misalnya dengan melakukan refleksi diri, mempelajari relevansi studi, memaknai urgensi kontribusi dan mengembangkan sisi nasionalisme agar bisa berdampak bagi Indonesia. (ita)

Mahasiswa Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB

Comments are closed.

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.