Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
  • Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga
  • Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
  • Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara
  • Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum
  • Sidak RSUD Soewandhie, Wali Kota Eri Evaluasi Layanan Farmasi, IGD, dan Sistem Antrean Pasien
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Mahasiswa Unair Sabet Emas Kompetisi Tarik Suara

Mahasiswa Unair Sabet Emas Kompetisi Tarik Suara

PERISTIWA redaksi07/08/2025 - 12:00 WIB

Kembali menorehkan prestasi membanggakan, mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR), As Syifa Adn berhasil mengharumkan nama UNAIR dalam kompetisi menyanyi internasional. Syifa menyabet medali emas dalam Solo Singing International Competition yang diselenggarakan oleh Bali International Choir Festival, di Badung, Bali Kamis (02/08).

Prestasi itu menjadi daftar raihan baru kemenangannya dalam berbagai kompetisi tarik suara. Selain menjadi mahasiswa, Syifa juga aktif dalam mengembangkan berbagai skill-nya seperti pada bidang tarik suara. Tidak heran ia berhasil mengalahkan banyak peserta lain yang menjadi saingannya dalam kompetisi tersebut.

Syifa menyebut dirinya sangat senang, bangga, dan tidak menyangka, ia berhasil ⁠mendapatkan medali emas dalam kompetisi itu. Terlebih lagi ia merasa bahwa persiapannya dalam menghadapi kompetisi ini cukup singkat dan kurang maksimal, sehingga perolehan medali emas pada kompetisi ini menjadi suatu kejutan luar biasa baginya.

“Saya hanya memiliki waktu latihan selama 10 hari saja karena jadwal ujian yang berdekatan dengan jadwal kompetisi ini digelar. Belum lagi dengan adanya banyak ujian dan juga kewajiban akademik lainnya sehingga saya harus mengutamakan akademik saya terlebih dahulu dan harus mengorbankan waktu liburan untuk latihan secara intens,” ungkapnya.

Syifa menyebut tantangan terberatnya dalam kompetisi ini yaitu terkait waktu yang mana pada tahun sebelumnya ia harus berlatih selama 1 tahun, sedangkan di tahun ini hanya 10 hari dengan lagu yang memiliki teknik tinggi. Hal tersebut membuatnya sangat tidak percaya diri mengingat kompetisi itu bertaraf internasional dan bergengsi.

“Saya bahkan sempat berfikir untuk tidak berangkat karena merasa sangat belum siap. Terlebih saya membawakan lagu yang berbeda dan baru serta memiliki improvisasi yang sulit berjudul Bridge Over Troubled Water. Alhamdulillah, bersyukur ternyata masih diberi kesempatan untuk mendapatkan medali emas di kompetisi ini,” ungkapnya.

Meskipun telah mengikuti berbagai kompetisi, Syifa mengaku bahwa ia masih kerap berlatih untuk terus mengasah skill-nya agar dapat terus berkembang dan semakin baik. Selain itu, sebagai mahasiswa ia juga menekankan untuk terus mengutamakan kewajiban akademik diatas kepentingan lainnya.

“Akademik bukanlah penghalang untuk berkembang dalam karir. Selama kita mau terus berjuang, belajar, dan beradaptasi, keduanya bisa berjalan berdampingan menuju kesuksesan yang kamu impikan. Jangan pernah mengenyampingkan salah satunya, terus berlatih dan berdoa, itulah kunci keberhasilan,” pungkasnya. (ita)

Mahasiswa Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB

Comments are closed.

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.