Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Mahasiswi UI Raih Penghargaan di Brasil

Mahasiswi UI Raih Penghargaan di Brasil

KOMUNITAS redaksi08/11/2017 - 13:00 WIB

Madhyra Tri Indraswari, mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2013, membuat harum nama Indonesia di kancah ilmiah internasional.

Ia berhasil meraih dua penghargaan pada ajang Brazilian International Congress of Medical Students (BRAINCOMS) 2017 yang diadakan pada tanggal 19-21 Oktober 2017 di the Universidade Federal de São Paulo, Sao Paulo, Brazil.

Ajang BRAINCOMS 2017 merupakan salah satu kongres internasional mahasiswa kedokteran terbesar di Amerika Latin. Kegiatan yang mengambil tema Creativity Enriching Medicine ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang berasal dari 23 negara di seluruh dunia.

BRAINCOMS 2017 diselenggarakan sebagai wadah bagi mahasiswa kedokteran internasional untuk bertemu dan mempresentasikan hasil riset mereka, mengikuti workshop yang dibuat dengan menarik, serta mengikuti kuliah inti dari narasumber-narasumber ternama dalam bidang riset kedokteran.

Kegiatan BRAINCOMS 2017 meliputi oral presentation, presentasi poster, keynote lectures, dan berbagai macam workshops yang dapat dipilih oleh mahasiswa sesuai dengan minat masing-masing.

Pada ajang ini, Madhyra mempresentasikan dua buah poster ilmiahnya yang dilombakan dalam bidang Surgery dan Clinical. Poster bidang Surgery berjudul Comparison of Laparoscopic Versus Open Hartmann’s Reversal Procedure: A Systematic Review and Meta-analysis dan poster yang dilombakan pada bidang Clinical mengambil judul A Randomized Controlled Trial : Effect of Bone Marrow Mesenchymal Stem Cell to Normal Arterial Wall in Normotensive Rats.

Kedua poster yang dipresentasikan Madhyra berhasil meraih penghargaan sebagai Best Poster Session pada ajang BRAINCOMS 2017.

Poster bidang Surgery yang Madhyra presentasikan merupakan karya ilmiah yang dibuat pada saat Ia belajar di University of Melbourne, Australia (program double degree Kelas Internasional FKUI) dibawah bimbingan Prof Alexander G Heriot MD MBA FRACS.

Pada poster ini Madhyra memaparkan perbandingan teknik operasi besar dengan teknik laparascopy untuk penyambungan kolon ke anus yang biasanya terpotong setelah pengangkatan colorectal cancer.

Dari hasil meta analysis yang dilakukan, menunjukkan bahwa laparoscopy memiliki tingkat morbiditas yang lebih rendah dan hasil operasi lebih aman dibandingkan dengan operasi terbuka.

Sementara pada poster ilmiah berjudul A Randomized Controlled Trial : Effect of Bone Marrow Mesenchymal Stem Cell to Normal Arterial Wall in Normotensive Rats, Madhyra melakukan clinical trial kepada tikus Wistar untuk melihat efek pemberian stem cell terhadap pembuluh darah normal (non-hipertensi).

Penelitian yang dibimbing oleh Dr dr Setyo Widi Nugroho SpBS(K) ini menemukan fakta bahwa pemberian stem cell cenderung aman untuk pembuluh darah, namun tetap dibutuhkan penelitian lebih lanjut dikarenakan terdapat pembuluh darah yang menunjukkan penebalan. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.