Bank Mandiri menyalurkan kredit kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar 100 juta USD, untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Perjanjian kredit berbentuk Bilateral Term Loan itu bersifat non-revolving, dengan jangka waktu 3 tahun.
Pembangunan infrastruktur yang merupakan prioritas pemerintah Republik Indonesia, dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan sampai tahun 2019. Bank Mandiri selaku Bank BUMN siap untuk memberikan pembiayaan,” kata Direktur Government & Institutional Bank Mandiri Kartini Sally dalam keterangannya.
Penandatanganan perjanjian kredit dilakukan oleh Executive Vice President Government & Institutional Bank Mandiri M Arifin Firdaus dan Direktur Keuangan SMI, Agresius R Kadiaman di Jakarta, pekan lalu.
Kerja sama pembiayaan kepada SMI ini merupakan kali pertama dilakukan Bank Mandiri. Pemberian fasilitas pinjaman merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan kerjasama antara dua perseroan, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun kerja sama bilateral.
Bank Mandiri sekali lagi membuktikan komitmennya untuk terus memperkuat daya dukung infrastruktur nasional. Pembiayaan Bank Mandiri ke sektor infrastruktur hingga April 2017 mencapai Rp 9,363 triliun.
Sektor infrastruktur yang dibiayai antara lain jalan, konstruksi, migas & energi terbarukan, perumahan rakyat & fasilitas kota, tenaga listrik; transportasi, pembiayaan sindikasi dan lainnya. (ist)

