Kebun Binatang Surabaya (KBS) memastikan bahwa kesejahteraan satwa tetap menjadi prioritas utama di tengah proses penyelidikan yang sedang dijalani oleh manajemen PD Taman Satwa (PDTS) KBS.
Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti, menegaskan bahwa seluruh aktivitas perawatan dan pemeliharaan satwa tetap berjalan optimal tanpa gangguan. Menurutnya, pelayanan kepada pengunjung serta fungsi KBS sebagai lembaga konservasi tetap dilaksanakan sesuai standar yang berlaku.
“Seluruh kebutuhan satwa, mulai dari pakan hingga pemantauan kesehatan, tetap kami jalankan secara rutin. Operasional KBS berjalan normal,” kata Nurika.
Ia menambahkan, sebagai lembaga konservasi, KBS memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan koleksi satwanya. Oleh karena itu, manajemen secara konsisten melakukan pemeriksaan medis berkala, memastikan kualitas pakan sesuai kebutuhan spesies, serta mengelola habitat yang mendukung keseimbangan perilaku satwa.
Nurika juga menegaskan bahwa PDTS KBS bersikap terbuka dan kooperatif terhadap proses hukum yang sedang berlangsung. Ia menyampaikan penghargaan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang turut memberikan perhatian terhadap keberlangsungan perawatan satwa selama proses tersebut berjalan.
Langkah transparansi ini, lanjutnya, diambil agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak terpengaruh oleh isu yang dapat menimbulkan kekhawatiran terkait kondisi satwa di KBS.
“Kami ingin menegaskan bahwa proses hukum tidak berdampak pada kesejahteraan satwa. KBS tetap menjalankan perannya sebagai lembaga konservasi dan wisata edukasi bagi masyarakat Surabaya,” ujarnya.
Dengan komitmen tersebut, PDTS KBS berharap kepercayaan publik tetap terjaga dan KBS dapat terus berfungsi sebagai sarana edukasi, konservasi, serta rekreasi yang aman dan bertanggung jawab. (tas)
