Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Pasir Ole-Ole, Wana Wisata Majalengka

Pasir Ole-Ole, Wana Wisata Majalengka

JALAN-JALAN redaksi10/05/2018 - 16:00 WIB

Wana Wisata di Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Majalengka terus berkembang dan bertambah. Setelah Wana Wisata Nyimas Cincin, Cadas Gantung, Talaga Pancar, Gunung Karang, Batu Lawang, kini muncul Wana Wisata Pasir Ole-Ole yang menawarkan keindahan dan daya tarik tersendiri.

Pasir Ole-Ole adalah puncak bukit hutan pinus wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gunung Larang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Majalengka, KPH Majalengka yang berbatasan dengan wilayah hutan KPH Sumedang dan sungai Cilutung di sekitar kampung Cipicung, desa Gunung Larang, Kecamatan Bantarujeg, 35 km dari pusat kota Majalengka.

Pengelolaannya dilakukan oleh Perhutani bekerjasama dengan Gabungan Pemuda Cipicung (Gapenci), sebuah komunitas pemuda pencinta alam yang tergabung dalam wadah karang taruna desa setempat dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Medal Laksana.

Meski belum setahun dibuka, pengunjung yang datang terus bertambah. Sebagian besar pengunjung merupakan anak-anak muda yang berasal dari kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan dan Sumedang.

Pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda 2 dan roda 4 untuk menuju ke lokasi Wana Wisata dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam dari pusat kota Majalengka.

Keunikan Pasir Ole-Ole adalah keindahan alam diatas bukit dimana pengunjung bisa melihat pemandangan sebagian wilayah kabupaten Sumedang dan gunung Cakrabuana.

Selain itu disediakan pula aneka tempat selfie berbentuk sarang burung, sayap terbang, rumah pohon, jembatan putus, bunga mekar, dimana fasilitas tersebut merupakan hasil karya anggota Gapenci sehingga pengunjung semakin betah.

Administratur Perhutani KPH Majalengka, Beddi Taviffudin menyampaikan dalam pengelolaan Wana Wisata Pasir Ole-Ole, Perhutani memberdayakan masyarakat sekitar hutan setempat yang tergabung dalam wadah Gapenci dan LMDH Medal Laksana. Ada perjanjian kerjasama yang ditandantangani bersama pada saat HUT Perhutani yang ke-57 di KPH Majalengka.

Ia berharap Pasir Ole-Ole berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar hutan serta menjadi wisata unggulan di kabupaten Majalengka khususnya di wilayah Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Stasiun Jakarta Kota, Simpul Transportasi Bersejarah

24/09/2025 - 11:00 WIB

Pacu Jalur Harumkan Indonesia di Dunia

21/08/2025 - 14:00 WIB

Ampel Tourist Information Center di Quds Royal Hotel Diluncurkan

08/08/2025 - 08:00 WIB

Taman Harmoni Surabaya Resmi Dibuka

05/08/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.