Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Pura Besakih Tetap Persembahyangan

Pura Besakih Tetap Persembahyangan

KOMUNITAS redaksi03/10/2017 - 10:00 WIB

Pura Besakih di wilayah Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangsem, Bali tetap melaksanakan persembahyangan seperti biasa meskipun Pura terbesar di Pulau Dewata tersebut masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB).

“Persembahyangan rutin tetap dilaksanakan, namun hanya dilaksanakan satu atau dua orang pemangku (pemimpin ritual agama) dengan sistem bergiliran,” kata Bendesa Adat Besakih, Jero Mangku Widiartha, di Penataran Agung Besakih, Senin (2/10).

Ia mengatakan, persembahyangan rutin hanya melibatkan kalangan intern pemangku saja. Tidak mengikutsertakan krama atau warga Bali secara umum, termasuk warga lokal di wilayah Besakih.

Ia mengaku sangat menghormati imbauan Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali kepada umat Hindu agar menunda pelaksanaan ritual “Nyegara Gunung atau Meajar-ajar” ke Pura Besakih, terkait status vulkanik Gunung Agung yang sudah level IV atau Awas.

Namun, Bendesa menegaskan bahwa Pura Besakih sebagai tempat suci harus tetap melaksanakan prosesi ritual keagamaan rutin, selain juga beberapa jenis “odalan” (ritual berkala) yang juga akan tetap dilaksanakan.

“Namun perlu kami tegaskan sekali lagi disini bahwa yang hanya dilibatkan hanyalah pengempon khusus ataupun petugas khusus saja. Kami ulangi sekali lagi bahwa imbauan pemerintah daerah terkait lokasi KRB sangat kami hormati, namun ritual agama pun harus tetap berjalan karena sudah menjadi prosesi rutin,” tegasnya kepada Antara.com.

Selain itu, terkait ritual “piodalan yang jatuh pada “Purnama Kapat” nanti diyakini juga sebagai momentum “ngrastiti” dan memohon petunjuk Tuhan Yang Maha Esa dalam manifestasinya sebagai dewata yang berstana di Besakih agar selalu melindungi umat dan warga umumnya.

Bendesa juga berkeyakinan bahwa Gunung Agung tidak akan meletus karena berbagai pertimbangan spiritual yang ada. “Kami yakin Gunung Agung bukan belum meletus tetapi tidak akan meletus dan ritual keagamaan akan tetap dijalankan,” demikian Bendesa Widiartha. Pura Besakih di Desa Besakih ditetapkan dalam zona KRB II karena berjarak sekitar sembilan kilometer dari puncak kawah Gunung Agung.

Pada letusan 1963, Pura yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat di Pulau Dewata dalam berbagai aktivitas kehidupan tersebut sama sekali tidak terkena aliran lahar. Pura tetap berdiri kokoh meskipun terdapat beberapa kerusakan kecil. (ant)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.