Pemkot Surabaya menggelar kelas inspirasi bersama Wali Kota Eri Cahyadi, di Gedung Balai Budaya, Sabtu (18/03). Selain kelas inspirasi, pemkot juga menggelar Ngobrol Asik Bareng Puspaga dan Penganugerahan Duta Generasi Berencana (Genre) 2023 yang dihadiri oleh 750 remaja putra dan putri se-Kota Surabaya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Wali Kota Eri Cahyadi bersama DPRD Surabaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik ke depannya. Oleh karena itu, Wali Kota Eri menggerakkan anak-anak muda Kota Pahlawan untuk berani berekspresi dan menampilkan kemampuannya di dalam kegiatan ini.
“Hari ini sangat luar biasa. Anak-anak muda Kota Surabaya sangat luar biasa, menampilkan, mengeluarkan potensi dan bakatnya di Balai Budaya,” kata Eri Cahyadi.
Dalam kegiatan ini, Eri menyampaikan pesan kepada anak-anak yang di Surabaya untuk tidak lupa menghormati kedua orang tua. Selain kepada orang tua, ia ingin, anak-anak juga menghormati gurunya ketika di sekolah. “Maka hari ini saya mencontohkan kepada mereka, ayo anak-anak muda yang tergabung di Genre ini membangun kota ini dengan kekuatan yang luar biasa,” inginnya.
Eri berharap, anak-anak muda yang tergabung di dalam Genre bisa menjadi penerus yang akan memimpin Kota Surabaya dan bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, sebagai calon penerus bangsa, Genre harus bisa menghindari terjadinya pernikahan dini. Selain itu, Genre juga harus bisa mencegah terjadinya seks di luar nikah, dan menghindari narkoba.
“Saya harap kegiatan ini bisa dilakukan setiap minggu ya. Nah, kemudian setiap sebulan sekali anak-anak muda ini kolaborasi dengan saya,” harapnya.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Dinas Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya, Nanik Sukristina menyampaikan, melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak muda Kota Pahlawan mempunyai pengetahuan, pemahaman, dan pengendalian diri dalam menghadapi perkembangan zaman seperti saat ini.
“Harapan kami, dengan adanya kelas inspirasi ini anak-anak muda Surabaya bisa berjuang dan berkreasi, untuk mewujudkan generasi emas serta menjadi anak muda yang berkualitas di masa yang akan datang,” pungkasnya. (ita)

