Tim Panjat Tebing Indonesia menutup IFSC World Cup 2025 dengan prestasi membanggakan pada Minggu (14/09). Kiromal Katibin sukses mempertahankan konsistensi hingga menempati peringkat pertama dunia.
Kiromal mengumpulkan total 3.945 poin sepanjang musim dengan keunggulan atas Samuel Watson dari Amerika Serikat. Ia juga unggul atas Ryo Omasa asal Jepang yang menempati peringkat ketiga dunia.
Selama musim kompetisi 2025, Kiromal berhasil meraih empat medali dari berbagai seri kejuaraan. Perolehan itu terdiri atas satu emas, satu perak, dan dua perunggu.
Prestasi gemilang juga ditorehkan Desak Made Rita yang menempati peringkat ketiga dunia kategori putri. Desak mengoleksi 3.390 poin, berada di bawah Emma Hunt dari Amerika Serikat dan Zhou Yafei dari Tiongkok.
Desak menambah catatan prestasi dengan satu emas di Krakow dan satu perak. Ia memperlihatkan dedikasi luar biasa setelah tampil konsisten di lima seri kompetisi musim ini.
Atlet putra lainnya turut mencatatkan hasil positif sepanjang musim kompetisi 2025. Raharjati Nursamsa menempati peringkat kedelapan dunia dengan torehan 2.505 poin.
Sementara itu, Veddriq Leonardo finis di peringkat ke-17 dunia pada klasemen akhir musim. Alfian Muhammad Fajri juga berada di posisi ke-17 dengan total poin serupa.
Dari sektor putri, hasil membanggakan datang melalui Kadek Adi Asih yang finis di peringkat ke-17. Ia mengumpulkan 1.088 poin setelah bersaing ketat sepanjang musim.
Selain itu, Puja Lestari dan Susan Nur Hidayah juga tampil konsisten di papan tengah. Keduanya menduduki peringkat 19 dan 20 dengan raihan poin yang hampir sama.
“Ini bukti nyata program latihan berhasil,” ujar Sekretaris Jenderal PP FPTI, Pristiawan Buntoro, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian para atlet nasional, Minggu.
Pristiawan menegaskan fokus selanjutnya adalah Olimpiade Los Angeles 2028 mendatang. Target utama yaitu mempertahankan dominasi speed sekaligus meningkatkan performa di nomor lead dan boulder.
Usai menutup musim kompetisi 2025, seluruh atlet akan memasuki masa pemulihan. Tahap ini disiapkan sebagai bagian persiapan menghadapi rangkaian kompetisi pada musim 2026. (rri)

