Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Tim SMK Siap Berlaga Go International

Tim SMK Siap Berlaga Go International

KOMUNITAS redaksi11/10/2017 - 15:00 WIB

Sebanyak 31 peserta yang tergabung bersama Tim Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Indonesia akan berlaga di kompetisi keahlian Internasional, World Skills Competition (WSC) di Abu Dhabi, United Arab Emirates pada tanggal 15-20 Oktober 2017.

Ajang kompetisi keahlian tingkat dunia ke-44 ini diikuti oleh 76 negara anggota dengan melombakan kompetensi-kompetensi kejuruan yang menjadi kebutuhan dunia Internasional.

Mendikbud Muhadjir Effendy berpesan kepada para peserta kompetisi untuk dapat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Menurut Mendikbud dibutuhkan individu yang memiliki keterampilan yang baik, mental dan psikis yang kuat untuk memenangkan kompetisi.

“Kita harus mempersiapkan generasi-generasi petarung yang punya ketahanan untuk mencapai sesuatu yang harus dicapai,” ujar Muhadjir dalam sambutannya di acara Pembekalan dan Pelepasan Kontingen WSC Indonesia di Graha Utama, Kemendikbud, akhir pekan lalu.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, (Dirjen Dikdasmen) Hamid Muhammad dalam laporannya mengatakan, kegiatan WSC merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali dan sudah diikuti Indonesia sejak tahun 2005.

“Kegiatan ini bertujuan mempromosikan tenaga kerja muda di seluruh dunia, mengukur tingkat keterampilan serta kemajuan SDM dari para peserta serta menjadi media benchmarking kompetensi dan keterampilan tenaga kerja,” kata Hamid.

Bidang lomba yang diikuti oleh Indonesia sebanyak 29 bidang lomba dan dibagi menjadi tiga kelompok. Pertama, Manufacturing Technology yang terdiri dari 16 bidang lomba di antaranya mechatronics, car painting, dan prototype modelling.

Kelompok kedua, Tourism, yang terdiri dari delapan bidang lomba antara lain Fashion Technology, Cooking dan Beauty Therapy.

Kelompok yang ketiga yaitu Information technology, terdiri dari empat bidang lomba termasuk di antaranya Web Design and Development, Graphic Design and Technology, dan Mobile Robotic.

Penyiapan calon peserta atau kompetitor WSC Indonesia 2017 yaitu dengan pelatihan-pelatihan. Untuk memenuhi standar internasional dalam pelatihan tersebut, Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud bekerja sama dengan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika (P4TK BOE) Malang, PT Toyota Motor Manufakturing Indonesia (TMMIN), Daihatsu Astra Jakarta.

Lalu ada PT FESTO Jakarta, PT Denso Cikarang, Floristy Newline Floral Education Center, Pusat Pengembangan dan Pelatihan Industri Kayu (PPPIK-PIKA) Semarang, Universitas Bina Nusantara (Binus), Puspita Martha Internasional Beauty School, Hope Taylor, Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti Jakarta, dan Priyo Salim Gallery.

Peserta mengikuti pelatihan yang mengacu pada standar kompetensi internasional tersebut sejak tanggal 22 Februari sampai 30 September 2017. Peserta WSC Indonesia tahun 2017 ini merupakan alumni juara Lomba Keterampilan Siswa (LKS) Nasional dan juga juara pertama ASEAN Skills Competition (ASC). (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.