Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Tips Kelola THR Dengan Tepat

Tips Kelola THR Dengan Tepat

KOMUNITAS redaksi30/03/2024 - 12:00 WIB

Memasuki akhir bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri, Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu hal yang paling ditunggu para pekerja, utamanya umat Muslim. Biasanya, penerimaan THR beriringan dengan keinginan memenuhi sederet kebutuhan yang banyak. Alhasil, THR menipis, sementara kebutuhan masih banyak. Dosen Ilmu Ekonomi UNAIR Nur Aini Hidayati SE MSi PhD mengatakan masyarakat mesti bijak dan baik dalam mengelola THR.

Nur Aini menjelaskan, pemicu boros pada masyarakat yakni umumnya mereka tidak memiliki rancangan skala prioritas yang tepat. Mereka cenderung mengutamakan keinginan bukan kebutuhan. Hal tersebut sangat salah kaprah sehingga menyebabkan THR habis sebelum kebutuhan primer terpenuhi.

Salah satu hal yang dapat meminimalisir sifat boros yakni dengan menentukan skala prioritas. Dengan menentukan skala prioritas, kita dapat mengetahui alokasi dana yang terpakai.

“Jangan sampai kita terlena membelanjakan uang THR sembarangan tanpa rancangan skala prioritas yang tepat sehingga kewajiban-kewajiban yang seharusnya kita tunaikan tidak dapat dilaksanakan. Terutama kewajiban untuk membayar zakat,“ imbuhnya

Tak lupa, ia mengingatkan untuk tidak lupa berbagi. Jika memiliki keinginan untuk berbagi kepada sanak saudara dan orang-orang yang membutuhkan, sebaiknya melakukan listing siapa saja yang menerima. Hal ini dapat meminimalisir adanya over budgeting saat momen lebaran tiba. “Perlu diingat, dalam hal ini harus mendahulukan orang tua sebagai rasa syukut dan terimakasih kita,” ujarnya.

Koordinator Bidang Pengawasan dan Pendidikan Pusat Pengelolaan Dana Sosial UNAIR. itu menerangkan, tak hanya menentukan skala prioritas namun dalam diri sendiri harus memiliki prinsip yang kuat untuk tidak membelanjakan uang di luar kebutuhan primer. Biasanya, celahnya saat belanja di pusat perbelanjaan yang menawarkan potongan harga yang tinggi.

“Nah, kalau sedang berbelanja di mal suka terlena apalagi pada momen menjelang lebaran biasanya mal melakukan teknik marketing dengan memberikan potongan harga yang tinggi agar kita lebih konsumtif lagi,” tuturnya.

Aini menambahkan, mencatat segala kebutuhan saat berbelanja dalam catatan kecil atau notes. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari membeli barang di luar dari kebutuhan serta pengingat untuk membelanjakan uang dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan

Ia menghimbau, setelah membelanjakan uang THR dengan tepat untuk tidak lupa menyisihkan dana untuk tabungan jangka panjang. Tabungan jangka panjang merupakan hal esensial untuk menghindari adanya hal yang tidak diinginkan dan menghindari hutang.

“Pengelolaan uang ini tak hanya pada momen Ramadhan saja, tapi juga harus diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Menabung tak harus dengan nominal yang banyak, namun kuncinya adalah konsisten dan dilakukan pada awal bulan,” ungkapnya. (ita)

tunjangan hari raya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.