Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
  • Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga
  • Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
  • Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara
  • Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum
  • Sidak RSUD Soewandhie, Wali Kota Eri Evaluasi Layanan Farmasi, IGD, dan Sistem Antrean Pasien
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Virus Sinisitisal Pernapasan Musuh Baru Anak

Virus Sinisitisal Pernapasan Musuh Baru Anak

KESEHATAN redaksi08/08/2025 - 14:00 WIB

Dokter Spesialis Anak (DSA), Rinawati Rohsiswatmo menyebut virus Respiratory Syncytial Virus (RSV/) sebagai ancaman baru bagi anak. Virus dengan nama lain Virus Sinisitisal Pernapasan ini menyerang bayi dengan daya tahan tubuh yang belum sempurna.

Menurutnya, kasus demam tinggi pada anak kini tidak bisa langsung diobati dengan antibiotik. Sebab, penyebab demam tidak selalu berasal dari infeksi bakteri.

Ia menyebut infeksi virus seperti RSV kini makin sering ditemui di ruang gawat darurat “Sekarang setelah zaman Covid mata kita terbuka lebar, penyebab demam bukan hanya bakteri,” katanya dalam sesi diskusi publik di Jakarta, Rabu (06/08)

Rina menceritakan pasien anak sering datang dengan suhu tubuh mencapai 40 derajat. Namun, setelah diperiksa, infeksi tersebut ternyata bukan karena bakteri.

Ia menegaskan diagnosis perlu dibedakan agar pengobatan tidak keliru. RSV, kata dia, kerap dianggap penyakit baru padahal sudah lama ada.

“RSV itu musuhnya anak-anak, terutama bayi di bawah enam bulan. Jangan dikasih antibiotik, kasih obat turun panas dan periksa lebih lanjut,” ucapnya.

Kelompok paling rentan adalah bayi dengan daya tahan rendah dan penyakit bawaan. Pada mereka, kata Rina, RSV bisa memicu gejala berat hingga membutuhkan perawatan intensif.

Ia juga menyoroti terbatasnya pemeriksaan laboratorium virus di banyak fasilitas kesehatan. “Panel virus nggak ada makna, hanya influenza yang masih ada obatnya,” ujarnya.

Ia berharap tenaga medis lebih waspada terhadap demam tinggi pada anak. Sebab, infeksi RSV tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik biasa.

Diskusi publik bertajuk ‘Dua Generasi, Satu Ancaman: Pentingnya Cegah RSV’ digelar di Jakarta, Rabu (6/8)/2025). Diskusi ini diselenggarakan oleh Pfizer Indonesia bekerjasama dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Sosial Indonesia (POGI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI). (rri)

Virus Sinisitisal
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB

Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum

16/07/2026 - 20:23 WIB

Comments are closed.

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.