Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Perlindungan Anak Jadi Prioritas, Surabaya Perkuat Kolaborasi dari Tingkat Keluarga hingga Lingkungan RT
  • Kalahkan Ratusan Startup Dunia, SPYRAGO UNAIR Bawa Pulang Penghargaan Sustainability dan Pendanaan Internasional
  • Jawa Timur Raih Penghargaan Kemendagri atas Penurunan Pengangguran, Bukti Efektivitas Link and Match Pendidikan dan Industri
  • Khofifah Paparkan Kekuatan Ekosistem Halal Jawa Timur, Siap Perluas Daya Saing ke Pasar Global
  • BEI Gandeng Maskapai Nasional, Dorong Awak Penerbangan Melek Investasi dan Pasar Modal
  • Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang
  • Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga
  • Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»War Takjil Pererat Persaudaraan

War Takjil Pererat Persaudaraan

KOMUNITAS redaksi23/03/2024 - 14:00 WIB

Siapa yang tak kenal bulan Ramadan, bulan penuh berkah yang selalu menghadirkan serba-serbi tersendiri. Serba-serbi tersebut seperti shalat tarawih, kewajiban berpuasa, hingga berburu takjil ketika hampir tiba waktu berbuka. Uniknya para pemburu takjil tidak hanya datang dari masyarakat muslim saja.

Masyarakat yang tidak memeluk agama Islam juga ikut serta. Bahkan tren ini tengah menjadi perbincangan di sosial media. Ada warganet yang mengeluhkan begitu cepatnya takjil di pasaran ludes terjual. Tapi ada juga warganet yang dengan apiknya menyusun strategi supaya berhasil mendapat takjil incaran.

Fenomena perburuan takjil lintas agama ini membuat Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR) angkat bicara. Prof Dr Bagong Suyanto Drs MSi mengatakan bahwa momen ini bisa mempererat tali persaudaraan antar umat beragama.

“Kalau masyarakat muslim beli takjil kebanyakan untuk konsumsi pribadi. Kalau masyarakat non muslim beli takjil selain untuk konsumsi pribadi, ada juga yang dibagikan kepada masyarakat yang menjalankan puasa,” katanya.

Tak hanya itu saja, Guru Besar Ilmu Sosiologi tersebut mengungkapkan bahwa fenomena ini menjadi bentuk kerukunan antar umat beragama. Hal ini membuktikan bahwa meski Indonesia memiliki masyarakat yang beragam, tapi tali persatuan masih terikat dengan erat. “Saya melihat fenomena ini sebagai bentuk tindakan yang rukun antar umat beragama,” ungkapnya.

Prof Bagong menambahkan bahwa fenomena ini merupakan tren yang baik. Fenomena ini mengandung pesan moral untuk saling menghormati meski memeluk agama yang berbeda. “Saya rasa ini tren yang baik, supaya memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa meski berbeda agama tetap harus saling menghormati satu sama lain,” ujarnya.

Dekan FISIP UNAIR berharap bahwa tren yang memberikan dampak positif seperti ini bisa terus berlanjut. Apalagi kondisi masyarakat Indonesia yang beragam sehingga sikap yang toleran perlu terbangun dengan baik. “Di masyarakat multipluralis seperti Indonesia harus dibangun sikap yang toleran,” pungkasnya. (ist)

war takjil
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Perlindungan Anak Jadi Prioritas, Surabaya Perkuat Kolaborasi dari Tingkat Keluarga hingga Lingkungan RT

05/06/2026 - 14:29 WIB

Kalahkan Ratusan Startup Dunia, SPYRAGO UNAIR Bawa Pulang Penghargaan Sustainability dan Pendanaan Internasional

05/06/2026 - 14:20 WIB

Jawa Timur Raih Penghargaan Kemendagri atas Penurunan Pengangguran, Bukti Efektivitas Link and Match Pendidikan dan Industri

05/06/2026 - 14:02 WIB

Khofifah Paparkan Kekuatan Ekosistem Halal Jawa Timur, Siap Perluas Daya Saing ke Pasar Global

05/06/2026 - 13:53 WIB

BEI Gandeng Maskapai Nasional, Dorong Awak Penerbangan Melek Investasi dan Pasar Modal

05/06/2026 - 13:39 WIB

Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang

04/06/2026 - 19:07 WIB

Comments are closed.

Perlindungan Anak Jadi Prioritas, Surabaya Perkuat Kolaborasi dari Tingkat Keluarga hingga Lingkungan RT

05/06/2026 - 14:29 WIB

Kalahkan Ratusan Startup Dunia, SPYRAGO UNAIR Bawa Pulang Penghargaan Sustainability dan Pendanaan Internasional

05/06/2026 - 14:20 WIB

Jawa Timur Raih Penghargaan Kemendagri atas Penurunan Pengangguran, Bukti Efektivitas Link and Match Pendidikan dan Industri

05/06/2026 - 14:02 WIB

Khofifah Paparkan Kekuatan Ekosistem Halal Jawa Timur, Siap Perluas Daya Saing ke Pasar Global

05/06/2026 - 13:53 WIB

BEI Gandeng Maskapai Nasional, Dorong Awak Penerbangan Melek Investasi dan Pasar Modal

05/06/2026 - 13:39 WIB

Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang

04/06/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.