Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Waspadai Super Flu H3N2, Pemkot Surabaya Terbitkan SE dan Perkuat Sosialisasi ke Warga

Waspadai Super Flu H3N2, Pemkot Surabaya Terbitkan SE dan Perkuat Sosialisasi ke Warga

PERISTIWA Tiara AS27/01/2026 - 12:32 WIB
Pemkot Surabaya mengeluarkan SE kewaspadaan Super Flu H3N2. Warga diminta waspada, terapkan PHBS, dan segera periksa jika bergejala.

Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit Super Flu dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.7.1/1001/436.7.2/2026. Kebijakan ini ditujukan untuk memperkuat kesiapsiagaan seluruh lapisan masyarakat dalam menghadapi virus Influenza A subtipe H3N2 subclade K.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, menyampaikan bahwa langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut arahan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur sekaligus respons atas perkembangan kasus influenza secara nasional.

“Hingga akhir Desember 2025 tercatat 62 kasus influenza di delapan provinsi, dengan sebaran tertinggi di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Ini menjadi dasar penting bagi kami untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya, Senin (26/1/2026).

Lilik menjelaskan bahwa virus Influenza A H3N2 subclade K memiliki daya tular yang relatif cepat. Gejala yang ditimbulkan pun dapat lebih berat, mulai dari demam tinggi hingga 41 derajat Celsius, nyeri otot dan sendi hebat, rasa lemas ekstrem, sakit kepala berat, hingga gangguan saluran pernapasan.

Penularan dapat terjadi melalui droplet, kontak langsung antarindividu, maupun melalui permukaan benda yang terkontaminasi virus. Aktivitas harian yang melibatkan interaksi dekat berpotensi menjadi jalur penyebaran jika tidak disertai kewaspadaan.

Meski demikian, Pemkot Surabaya menekankan agar masyarakat tidak bersikap panik. Yang dibutuhkan adalah kesadaran kolektif untuk menerapkan perilaku pencegahan secara konsisten.

“Disiplin memakai masker di kerumunan, mencuci tangan dengan sabun, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menjaga kebersihan lingkungan merupakan langkah sederhana yang efektif,” kata Lilik.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga imunitas tubuh melalui konsumsi makanan bergizi, memperbanyak buah dan sayur, istirahat cukup, serta menghindari kontak erat dengan orang yang sedang sakit.

Pemkot Surabaya meminta warga yang mengalami gejala influenza untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat dan tidak melakukan pengobatan sendiri tanpa rekomendasi tenaga medis.

Untuk memastikan informasi sampai ke seluruh lapisan masyarakat, Pemkot Surabaya menginstruksikan OPD, camat, dan lurah mengoptimalkan sosialisasi dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, PKK, RT/RW, serta Kader Surabaya Hebat (KSH).

“Dengan langkah kolaboratif ini, kami berharap warga tetap tenang, waspada, dan bersama-sama menjaga kesehatan Kota Surabaya dari ancaman Super Flu,” pungkas Lilik. (tas)

Influenza A Surabaya kewaspadaan kesehatan PHBS SE Pemkot Surabaya Super Flu H3N2 virus flu
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB

Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai

22/07/2026 - 18:57 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.