Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang
  • Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga
  • Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran
  • Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045
  • UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi
  • Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global
  • Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PROFIL»Hajat, TKI Teladan ala KBRI Seoul

Hajat, TKI Teladan ala KBRI Seoul

PROFIL redaksi04/09/2017 - 11:00 WIB

Agustus 2017 mungkin menjadi bulan yang keramat bagi Hajat Febrianto (31), seorang TKI asal Kendal yang telah bekerja selama 6 tahun di Korea Selatan. Pasalnya, kerja keras dan dedikasinya terhadap pekerjaannya telah diganjar Ambassador Award serta uang tabungan sebesar 2 juta won (Rp 23 juta) dari BNI dan BPJS Ketenagakerjaan (27/08). Alhamdulillah.

Hajat adalah pria yang bisa dibilang sangat ulet. Datang ke Korea Selatan pada tahun 2011 dengan visa setengah terampil (E-9). Namun, tahun lalu, pria sederhana itu telah mampu mengubahnya menjadi visa terampil (E-7). Visa E-7 merupakan visa yang diberikan kepada warga negara asing di Korea yang memiliki skill tertentu, alias seorang yang dalam katagori ahli.

Untuk mendapatkan visa jenis ini seorang TKI harus sudah bekerja minimal 4 tahun di perusahaan yang sama (tidak pindah), meraih sertifikat kemampuan bahasa Korea tingkat menengah (TOPIK II level 3 atau 4), serta mendapat rekomendasi dari perusahaan.

“Direktur saya yang memberikan informasi dan merekomendasi untuk ganti visa dari E-9 ke E-7,” ujar Hajat. “Wakil CEO saya bahkan ikut membantu saya membuatkan kliping pelajaran bahasa Korea sehingga saya bisa lolos level 3 TOPIK II,” tambah bapak dari dua anak ini.

Menurut Hajat, sikapnya yang berdedikasi kepada perusahaan merupakan salah satu faktor perusahaannya berani memberikan rekomendasi untuk mengganti status visanya di Korea. Selama 6 tahun bekerja, Hajat mengaku belum pernah bolos ataupun tidak masuk karena alasan apapun.

Selain tugas utama dalam pekerjaan, Hajat juga kerap kali membantu hal-hal lainnya seperti menyapu area di sekitar pabrik dan menjadi jembatan komunikasi antara bos perusahaan (sajangnim) dan pekerja Indonesia lainnya.

Dedikasi merupakan hal yang sulit dipertahankan karena dari kanan kiri banyak tawaran untuk bekerja dengan gaji yang lebih menggiurkan. Apalagi dengan skill Hajat yang menguasai hampir semua mesin di tempat kerjanya.

Hajat mengaku pernah menolak tawaran untuk bekerja di tempat lain dengan gaji sekitar 2,5 juta won per bulan (Rp 29 juta), padahal di tempatnya sekarang Hajat hanya menerima sekitar 2,1 juta won (Rp 25 juta) per bulan.

“Saya pernah dapat tawaran untuk bekerja di tempat lain, waktu kerjanya lebih pendek dan ditawari gaji lebih besar, tapi perusahaan ini sudah membawa perubahan besar kepada saya dan keluarga. Saya sangat berterima kasih pada perusahaan ini,” ungkap Hajat.

Dengan visa E-7 yang kini dipegangnya Hajat bisa terus tinggal dan bekerja di Korea Selatan selama perusahaan memperbaharui kontraknya setiap tahun.

Perusahaannya bahkan meminta untuk kembali meng-upgrade status visanya serta menawarinya untuk menghijrahkan keluarganya tinggal di negeri kimchi dengan bantuan fasilitas rumah tinggal. Namun, godaan ini tidak serta merta ia terima.

“Saya rencananya mau pulang tahun depan. Rencananya saya mau buka toko kamera dan lampu LED di Grogol dengan kakak saya,” kata Hajat yang sudah menghasilkan rumah dan sawah serta modal untuk usaha di Indonesia.

Hajat saat ini bekerja di perusahaan metal. Sebelum ke Korsel, ia pernah bekerja jadi teknisi eletronik hingga bidang pemasaran. Ia kini telah memiliki toko alat listrik di daerah Boja, Kendal.

Hajat memang tepat dipilih sebagai TKI Teladan dan mendapatkan Ambassador Award. Ia merupakan salah seorang TKI ideal menurut kriteria Dubes Umar Hadi, yaitu setelah sukses di Korea segera pulang untuk meraih sukses yang lebih tinggi di Indonesia sebagai pengusaha. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Khofifah Raih Penghargaan Nasional CSR Desa Berkelanjutan 2026, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Desa Mandiri

25/04/2026 - 10:10 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Dedikasi Amelia Febriani, Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Global Lewat Inovasi Pendidikan Berbasis Empati

08/04/2026 - 21:16 WIB

Perjalanan Inspiratif Alumni FK Unair di Gaza

06/11/2025 - 13:00 WIB

Mahasiswi Unair jadi Ning Surabaya 2025

15/10/2025 - 12:00 WIB

Jalani Fast Track Alissa Raih Dua Gelar

07/10/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang

04/06/2026 - 19:07 WIB

Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga

04/06/2026 - 19:04 WIB

Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran

04/06/2026 - 19:00 WIB

Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

04/06/2026 - 18:55 WIB

UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi

04/06/2026 - 18:52 WIB

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.