Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Mahasiswa Kembangkan Alat Deteksi Emas

Mahasiswa Kembangkan Alat Deteksi Emas

TEKNOLOGI redaksi09/11/2017 - 15:00 WIB

Apa jadinya jika keberadaan mineral emas dalam tanah bisa dideteksi dengan monitoring via gadget smartphone Android?

Salah seorang lulusan terbaik Univeritas Kanjuruhan Malang (Unikama) mengembangkan sebuah alat yang kedepannya bisa digunakan untuk mendeteksi kandungan mineral seperti emas, perak, dan sebagainya.

Dialah Achmad Cholirul Rohman, membuat sistem pendukung keputusan penentuan letak lahan pertanian, pertambangan, dan perindustrian dalam metode smarter. Achmad memanfaatkan teknologi satelit UAD taksonomi Amerika.

“Penelitian ini adalah penggabungan gadget dengan website dan memanfaatkan satelit. Gadget mengambil data dari satelit untuk menentukan letak lahan yang kita injak saat ini,” paparnya seperti dilaporkan MalangVoice.

Dengan begitu, titik kordinat latitude dan longitude bisa diketahui. Setelah mengetahui koordinat lahan, aplikasi tersebut akan membaca PH, kandungan tanah dan mineral seperti emas dan perak sampai 20 cm ke dalam tanah.

“Memang masih dangkal namun sudah berguna untuk lahan pertanian atau perkebunan. Sehingga lahan kosong bisa termanfaatkan dengan baik, setidaknya jadi tahu kalau musim tertentu, tanah tersebut paling cocok ditanam apa. Jadi lebih meningkatkan perekonomian warga,” ujar pria kalem hobi mengaji ini.

Bekerja sama dengan Perhutani dia menerapkan aplikasi tersebut di Desa Genengan, Pakisaji, Kabupaten Malang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan lahan kosong.

Untuk deteksi emas, Achmad sedang melakukan penelitian lebih lanjut agar alatnya mampu mendeteksi kandungan tanah hingga kedalaman berkilo-kilo meter.

“Setidaknya harus bisa mendeteksi hingga 1.000 meter kalau mau deteksi emas. Dan perlu electron khusus yang lebih besar. Akan saya lanjutkan penelitiannya setelah lulus dengan dana hibah penelitian,” katanya optimistis. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Jam Tangan Daur Ulang Mahasiswa ITS

18/10/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.