Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Mahasiswa Kembangkan Alat Deteksi Emas

Mahasiswa Kembangkan Alat Deteksi Emas

TEKNOLOGI redaksi09/11/2017 - 15:00 WIB

Apa jadinya jika keberadaan mineral emas dalam tanah bisa dideteksi dengan monitoring via gadget smartphone Android?

Salah seorang lulusan terbaik Univeritas Kanjuruhan Malang (Unikama) mengembangkan sebuah alat yang kedepannya bisa digunakan untuk mendeteksi kandungan mineral seperti emas, perak, dan sebagainya.

Dialah Achmad Cholirul Rohman, membuat sistem pendukung keputusan penentuan letak lahan pertanian, pertambangan, dan perindustrian dalam metode smarter. Achmad memanfaatkan teknologi satelit UAD taksonomi Amerika.

“Penelitian ini adalah penggabungan gadget dengan website dan memanfaatkan satelit. Gadget mengambil data dari satelit untuk menentukan letak lahan yang kita injak saat ini,” paparnya seperti dilaporkan MalangVoice.

Dengan begitu, titik kordinat latitude dan longitude bisa diketahui. Setelah mengetahui koordinat lahan, aplikasi tersebut akan membaca PH, kandungan tanah dan mineral seperti emas dan perak sampai 20 cm ke dalam tanah.

“Memang masih dangkal namun sudah berguna untuk lahan pertanian atau perkebunan. Sehingga lahan kosong bisa termanfaatkan dengan baik, setidaknya jadi tahu kalau musim tertentu, tanah tersebut paling cocok ditanam apa. Jadi lebih meningkatkan perekonomian warga,” ujar pria kalem hobi mengaji ini.

Bekerja sama dengan Perhutani dia menerapkan aplikasi tersebut di Desa Genengan, Pakisaji, Kabupaten Malang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan lahan kosong.

Untuk deteksi emas, Achmad sedang melakukan penelitian lebih lanjut agar alatnya mampu mendeteksi kandungan tanah hingga kedalaman berkilo-kilo meter.

“Setidaknya harus bisa mendeteksi hingga 1.000 meter kalau mau deteksi emas. Dan perlu electron khusus yang lebih besar. Akan saya lanjutkan penelitiannya setelah lulus dengan dana hibah penelitian,” katanya optimistis. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.