Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Jangan Kadin ‘Nyambi’ Politikus

Jangan Kadin ‘Nyambi’ Politikus

PEMERINTAHAN redaksi01/12/2017 - 09:00 WIB

Pada tahun 2018 mendatang, akan ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang serentak dilaksanakan di 171 kabupaten, kota, dan provinsi. Terkait hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar semuanya membiasakan yang urusan politik biarlah urusan politik, yang urusan ekonomi mari kita bekerja di sisi ekonomi.

“Jangan campur aduk. Jangan sampai Kadin juga nyambi politikus, misalnya. Ini menjadi campur aduk nanti. Ini pengusaha atau politikus,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Kompas 100 CEO Forum, yang diselenggarakan di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta, Rabu (29/11) pagi.

Presiden menekankan pentingnya memberikan sebuah sekat yang urusan politik urusan politik silakan, tapi ekonomi jangan terpengaruh. “Ya terpengaruh enggak apa-apa tapi dikit saja. Dikit, jangan mempengaruhi banyak,” ujarnya.

Kalau dirinya bertanya, Presiden sudah tahu jawaban yang akan disampaikan pengusaha, yaitu wait and see. Namun Presiden mempertanyakan hal itu, karena mulai dari tahun 2014 sampai sekarang kok wait and see terus.

“Yang di wait and see itu apa lah wong kita setiap tahun ada pilkada. Nanti tahun depan lagi wait and see. Lah kok wait and see? Pilpres, Pak. Ya kapan kita akan bekerja kalau seperti itu terus,” kata Presiden menyindir.

Presiden mengingatkan, bahwa sudah jelas, angka-angka sudah jelas, data-data sudah jelas. Karena itu, Jokowi mengajak semuanya bekerja keras untuk memakmurkan, untuk menyejahterakan negara ini. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.