Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Pentingnya Kebijakan Satu Peta Indonesia

Pentingnya Kebijakan Satu Peta Indonesia

PEMERINTAHAN redaksi11/12/2017 - 15:00 WIB

Penyebab munculnya konflik pemanfaatan lahan diantaranya belum adanya peta yang memiliki standar dan format yang sama di antara instansi yang memiliki kewenangan dalam memberikan izin pemanfaatan lahan.

Hal itu terungkap dalam acara konferensi Southeast Asian Geography Association (SEAGA) pertama di Universitas Indonesia yang diselenggarakan akhir November lalu di area Balairung UI Depok.

Tema tahun ini mengangkat tema “Geography for Global Understanding: Suistanable Changes in Enviroment, Society, and People”.

Hadir sebagai salah satu pembicara kunci adalah Deputi Bidang Informasi Geospasial Tematik, Dr Ir Nurwadjedi MSc yang membicarakan tentang kebijakan nasional ‘Satu Peta’.

“Harus disadari, bahwa salah satu permasalahan terbesar di Indonesia adalah permasalahan lahan,” ujarnya.

Salah satu penyebab munculnya konflik pemanfaatan lahan tersebut adalah belum adanya peta yang memiliki standar dan format yang sama di antara instansi yang memiliki kewenangan dalam memberikan izin pemanfaatan lahan.

“Harus diingat, bahwa data peta banyak menjadi landasan perizinan lokasi dari setiap kegiatan bagi lembaga/institusi di pusat maupun daerah,” tambahnya.

Untuk itu, diperlukan penyatuan seluruh informasi peta yang diproduksi berbagai instansi ke dalam satu peta secara integratif sehingga tidak terdapat perbedaan atau tumpang tindih informasi.

Dari sinilah muncul konsep ‘Satu Peta’ yang berslogan ‘One Reference, One Standard, One Database, & One Geoportal’. Dengan kata lain, tujuan besarnya adalah data sharing dari satu sumber yang sama.

Ketika kebijakan satu peta ini terwujud, akan sangat banyak sekali manfaatnya, diantaranya adalah penyelesaian konflik pemanfaatan lahan dan penyelesaian konflik batas daerah.

Namun, menurut Nurwadjedi, ada beberapa hambatan yang dihadapi pemerintah untuk mewujudkan konsep satu peta ini, diantaranya adalah permasalahan sumber daya manusia (SDM).

Menurutnya, saat ini Indonesia sangat kekurangan SDM yang mumpuni dan ahli dalam bidang geospasial. Disinilah menurutnya, peranan institusi pendidikan seperti UI dibutuhkan.

Ia mengharapkan perguruan-perguruan tinggi di Indonesia dapat membuat sekolah vokasi di bidang geospasial yang dapat menghasilkan tenaga-tenaga siap pakai yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. (ui)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.