Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Kerjasama Pendidikan Pemprov Jatim-TNI AU

Kerjasama Pendidikan Pemprov Jatim-TNI AU

KOMUNITAS redaksi14/02/2018 - 15:00 WIB

Dalam rangka menciptakan generasi yang berkualitas, Gubernur Jatim Dr H Soekarwo mengajak semua sekolah tidak hanya mengedepankan pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi tapi juga meningkatkan kualitas pendidikan etika, moral, dan spiritual. Ketiganya akan menjadi jawaban untuk tidak terulangnya kekerasan murid terhadap gurunya seperti terjadi di Kab. Sampang beberapa waktu lalu.

“Kekerasan yang terjadi di Sampang menunjukkan masih belum cukupnya ilmu tentang bagaimana menghormati guru dan orang tua. Itu menjadi alasan kenapa pendidikan etika moral dan spiritual perlu dikembangkan,” ujar Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan Kesepakatan Bersama Pemprov Jatim dengan TNI AU tentang ‘Kerjasama Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Bidang Pendidikan Menengah di Jatim’ di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/2).

Kasus di Sampang tersebut, lanjut Pakde Karwo, semakin mendukung perlunya kerjasama Pemprov Jatim TNI AU dalam meningkatkan kualitas sumber daya di Jatim, yang bukan hanya akan menghasilkan SDM-SDM berdisiplin, memahami iptek, dan berwawasan kebangsaan tetapi, juga menghormati guru dan orangtuanya.

Ditambahkan, wujud kerjasama dua belah pihak adalah menjadikan SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jawa Timur sebagai sekolah dengan kurikulum khusus bela negara dan kedirgantaraan.

Kepada para murid, sekolah unggulan ini diajarkan kedisiplinan, fisik, ilmu pengetahuan, dan jiwa kebangsaan. Juga, mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari seperti hormat kepada guru dan orang tua,

”Prinsipnya keberadaan SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jatim membawa virus positif dalam meningkatkan wawasan kebangsaan sehingga bisa ditiru sekolah lainnya. Secara tidak langsung, juga menciptakan manusia yang unggul melalui kerjasama dengan TNI AU,” tegas Pakde Karwo.

SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jatim, lanjutnya, pada tahun ini sudah membuka ajaran baru. Kurikulum sudah disusun oleh Dinas Pendidikan Jatim yang bekerjasama dengan TNI AU. ”Para murid disediakan asrama sehingga penerapan kedisiplinan sudah bisa dilakukan sejak bangun tidur pagi, yang dilanjutkan dengan sholat berjamaah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Madya TNI Yuyu Sutrisna SE MM menuturkan pendidikan di SMAN 3 Taruna Angkasa Jawa Timur bukanlah militerisme.

Sekolah ini mengedepankan nilai-nilai kedisiplinan, termasuk taat kepada guru dan orang tua, bela negara, dan kedirgantaraan.

Selain wawasan kebangsaan dan iptek, SMAN3 Taruna Angkasa juga mengajarkan ilmu kedigantaraan tsb. Dengan pengetahuan ini, diharapkan masyarakat akan memahami tentang kedirgantaraan sejak dini.

Ditambahkan, dukungan fasilitas yang disediakan Pemprov Jatim sangat membantu dalam melangsungkan proses pendidikan. Sementara itu, TNI AU sendiri akan menerjunkan tenaga pendidik yang tinggal di asrama bersama murid.

“Tujuannya agar bisa mengawasi dan memberikan ilmu lebih intensif kepada murid dan juga agar tidak salah arah,” tambahnya. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.