Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Sapuangin Berjaya di SEM Asia 2018

Sapuangin Berjaya di SEM Asia 2018

TEKNOLOGI redaksi12/03/2018 - 13:00 WIB

Tim mobil hemat energi andalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menunjukkan taringnya di ajang bergengsi Shell Eco-marathon (SEM) Asia 2018, Sabtu (10/3), yang dihelat di Changi Exhibition Centre Singapura.

Setelah race terakhir, tim Sapuangin berhasil merajai peringkat pertama kelas Urban Concepts Internal Combustion Engine (ICE) dan tim Nogogeni harus puas di peringjat kedua kelas Urban Concepts Listrik.

Bagi tim Sapuangin, kemenangan ini merupakan kali ke-8 sejak keikutsertaannya di tahun 2010 silam. “Alhamdulillah sejak diadakan tahun 2010 kita (tim Sapuangin, red) selalu juara pertama di kelas Urban Concepts ICE ini, kecuali tahun 2013 karena kompetisi ditiadakan,” tutur Ir Witantyo MEng Sc, dosen pembina tim Sapuangin di paddock usai race.

Meski sempat terhalang hujan dan angin kencang saat race pertama dan kedua, namun Sapuangin tetap berhasil mengatasi kesulitan itu semua. Untungnya, pada race ketiga cuaca di sirkuit jauh lebih bersahabat meski lokasi tepat di pinggir laut.

“Selain karena kesiapan mobil secara bodi dan sistem, kemampuan driver dan koordinasi tim juga sangat menentukan keberhasilan ini,” terang Rafi Rasyad, General Manager ITS Team Sapuangin.

Hebatnya, posisi kedua hingga kelima di kelas Urban Concepts ICE ini dikuasai tim-tim dari Indonesia. Yakni berturut-turut tim Semar UGM, tim Garuda UNY, tim Sadewa UI dan tim Bengawan UNS.

Sementara itu, tim Nogogeni yang bermain di kelas Urban Concepts Listrik harus puas di posisi kedua di bawah tim Lac Hong Vietnam yang juara bertahan tahun lalu. Kekalahan ini memang sedikit mengecewakan tim Nogogeni, karena mereka menilai ada kecurangan dari tim Lac Hong yang seharusnya mendapat penalti pengurangan nilai.

Apalagi saat race pertama dan kedua, tim Nogogeni masih bertengger di posisi pertama klasemen di kelasnya. Namun, saat race ketiga tiba-tiba jarak tempuh mereka kalah dengan tim Lac Hong yang meningkat drastis.

“Seharusnya dengan kecurangan mereka ada pengurangan nilai, sehingga skor kami (tim Nogogeni, red) harusnya bisa lebih tinggi dari Lac Hong,” ungkap Dedy Zulhidayat Noor ST MT PhD, dosen pembina tim Nogogeni.

Kecurangan tersebut, menurut Dedy, terjadi saat mobil Lac Hong masuk ruang hitung setelah race terakhir. Saat itu, driver Lac Hong keluar mobil dan menyentuh alat telematry hingga terjatuh.

“Itu melanggar prosedur yang ditetapkan, karena seharusnya di ruang hitung peserta tidak boleh menyentuh apapun dari mobil sampai panitia selesai melakukan penghitungan hasil race,” jelas Dedy dengan nada kecewa.

Karena hal tersebut, tim Nogogeni sempat melayangkan protes ke panitia. Namun setelah sedikit berdebat, akhirnya panitia tetap memutuskan tim Lac Hong tidak curang dan menjadi juara.

Namun, menurut Dedy, hasil yang dicapai Nogogeni ini sudah melampaui prestasi tahun lalu yang hanya mampu di posisi ketiga. “Bahkan saat keikutsertaan pertama kali dua tahun lalu hanya mampu lolos tahap scrutineering saja, tidak sampai race,” ujarnya sambil tersenyum.

Semua tim kelas Urban Concepts semua jenis bahan bakar masih harus bertarung untuk kompetisi balap. Mereka akan berebut tiket melaju ke ajang Driver’s World Championship (DWC) London tahun ini juga. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.