Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Sapuangin ITS Raih Tiket ke London

Sapuangin ITS Raih Tiket ke London

TEKNOLOGI redaksi14/03/2018 - 15:00 WIB

Tim mobil hemat energi, Sapuangin, dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersama dua tim Indonesia lainnya berhasil meraih tiket menuju ajang Drivers’ World Championship (DWC) Grand Final di London pada 8 Juli 2018 mendatang.

Dua tim Indonesia lainnya adalah tim Semar Urban UGM dan Garuda UNY. Ketiga tim ini berhasil menempati posisi tiga tercepat dalam kompetisi balap DWC Asia yang dihelat usai kompetisi Shell Eco-marathon (SEM) Asia 2018 di Changi Exhibition Centre, Singapura, Minggu (11/3).

Tiga posisi teratas dalam adu kecepatan tersebut berhak melaju ke ajang grand final DWC di London, bertarung dengan tiga besar dari berbagai wilayah lain sedunia. Hebatnya, lima posisi tertinggi dalam penyisihan tingkat Asia tersebut didominasi tim dari Indonesia. Di mana tim Nogogeni ITS berada di posisi ke-4 dan tim Bumi Siliwangi UPI di posisi ke-5.

Saat awal race, sempat terjadi pertarungan yang sengit antara tim-tim dari Indonesia dengan tim tuan rumah Singapura. Sejak awal start, mobil Nogogeni yang berada di pole position terus memimpin dengan dibayangi mobil tim NTU Singapore di posisi 2.

Kondisi berubah drastis saat memasuki lap 8 dari 9 lap yang harus diselesaikan. Nogogeni ITS bersamaan dengan NTU Singapore terus mengalami penurunan posisi tergantikan oleh tim Semar Urban UGM dan Sapuangin ITS yang bergantian menduduki posisi puncak.

Hingga akhirnya sampai finish lap 9, tim Semar urban UGM bertahan di posisi terdepan disusul tim Sapuangin ITS di urutan ke-2 dan tim Garuda UNY posisi ke-3. Sorak gembira dan tangis penuh keharuan dari ketiga anggota tim itu pun tak terbendung lagi, karena ketiganya akhirnya lolos ke London. Mereka saling berpelukan dan memberi ucapan selamat ke masing-masing tim yang lolos sambil terus meneriakkan, “Indonesia!”

Seperti diketahui sebelumnya, ketiga tim yang lolos ini juga merupakan juara dari SEM Asia 2018 untuk kategori Urban Concepts bahan bakar Internal Combustion Engine (ICE). Hanya saja untuk kompetiis tersebut, Sapuangin ITS juara 1, Semar Urban UGM, dan Garuda UNY juara 3.

Rafi Rasyad, General Manager Tim Sapuangin ITS, mengungkapkan kegembiraannya atas keberhasilan tim yang dipimpinnya meraih tiket menuju London ini. “Alhamdulillah akhirnya Sapuangin berhasil ikut bertarung di DWC London berkat kerjasama tim yang baik, semoga nantinya bisa menjadi terbaik juga di sana (London, red),” tutur Rafi dengan raut bahagia bersama timnya.

Sementara Muhammad Adietya, General Manager Tim Nogogeni ITS, mengaku bisa menerima hasil kompetisi ini dengan baik, meski hanya mampu di posisi ke-4. ”Alhamdulillah hasil dari DWC tadi kami cukup puas, karena dari tiga tim peserta kelas Urban Concepts Electric hanya Nogogeni yang bisa mencapai finish meskipun tidak bisa lolos ke London,” ungkap mahasiswa D3 Teknik Mesin Industri ini tersenyum.

Saat DWC, lanjut cowok yang biasa disapa Adiet ini, timnya merasa tegang karena mobil Nogogeni berada di posisi paling depan saat start. Namun Adiet mengatakan bahwa pengalaman DWC tahun ini sangat mengesankan karena baru tahun ini Nogogeni bisa lolos untuk mengikuti race DWC Asia.

“Harapannya untuk tahun depan kami bisa lebih mempersiapkan diri untuk DWC dan mengevaluasi semua problem di tahun ini,” ujarnya, dikutip Humas ITS. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Rompi Pintar SAFE, Tingkatkan Keselamatan Lansia Berbasis IoT dan Deep Learning

13/12/2025 - 00:24 WIB

Balapan Gokart Listrik di Sirkuit ITS

25/11/2025 - 13:00 WIB

ITS Sukses Mendominasi Gemastik 2025

05/11/2025 - 15:00 WIB

ITS Kembangkan Paving Anti-banjir

04/11/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.