Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Hari Santri 2018 Usung Tema Pesantrenesia

Hari Santri 2018 Usung Tema Pesantrenesia

KOMUNITAS redaksi11/06/2018 - 15:00 WIB

Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren akan menggelar peringatan Hari Santri 2018 dengan mengusung tema Pesantrenesia: Pengawal Moderasi Islam Indonesia.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pesantren Ahmad Zayadi mengungkapkan bahwa tema ini diangkat mengingat peran pesantren dalam berdirinya Indonesia sangat kuat.

Zayadi mengatakan bahwa pesantren dan Indonesia tidak bisa dipisahkan. Pesantren tanpa Indonesia tidak bisa dikatakan pesantren, demikian juga Indonesia tidak lengkap tanpa pesantren.

“Tidak akan pernah ada pesantren kalau tidak ada Indonesia, tidak akan pernah ada Indonesia kalau tidak ada dukungan dari pondok pesantren,” tutur Ahmad Zayadi usai melaporkan persiapan Hari Santri 2018 kepada Menteri Agama, Rabu (6/6).

“Sub tema Pengawal Moderasi Islam Indonesia dipilih karena ingin memastikan santri menjadi bagian penting dari negara dan bangsa, karena tugasnya sebagai pengawal moderasi Islam (Mainstreaming of Islamic Moderation),” imbuhnya.

Zayadi menerangkan bahwa peringatan Hari Santri tahun ini, berbeda dengan tahun lalu yang mengetengahkan kegiatan yang bersifat kolosal dengan bertujuan mensosialisasikan Hari Santri kepada masyarakat.

Sedangkan tahun ini, pihaknya lebih banyak mengetengahkan kegiatan yang bersifat komptetitif, misalnya Pesantren Bussiness Challenge yang merupakan ajang kompetisi ide, gagasan dan aplikasi bisnis di pondok pesantren.

“Ajang ini memberikan kesempatan kawan-kawan muda di pesantren yang tengah mengembangkan unit-unit usaha untuk berkompetisi dan nantinya akan ada kontrak prestasi,” ujarnya.

Hari Santri 2018 akan digelar mulai akhir Juni hingga Oktober 2018 dimeriahkan dengan rangkaian kegiatan, antara lain: Launching Logo dan Tema, Pesantren Bussiness Challenge, Santri Competition, Kongres Kebudayaan Pesantren, International Conference on Pesantren Studies (ICPS), Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN), Silaturahim Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam Indonesia (SALAM Indonesia).

Sedangkan puncak Hari Santri 2018 yang dikemas dalam kegiatan bertajuk Santriversary akan digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung. Malam puncak Hari Santri 2018 akan dimeriahkan oleh Orkestra, 1000 angklung bershalawat dan renungan Hari Santri 2018.

Ia juga menambahkan bahwa Hari Santri 2018 akan diwarnai dengan Kopi Darat Santrinet Nusantara sebagai ajang silaturahim terbesar para santri yang aktif di medsos, dan membincang dunia pesantren melalui program Pesan Trend, CFD Bersholawat dan Photo Booth sebagai sarana publikasi. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.