Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Ini Pakan Agar Burung Berkicau

Ini Pakan Agar Burung Berkicau

KOMUNITAS redaksi19/07/2018 - 14:00 WIB

Burung berkicau merupakan salah satu pilihan bagi para pencinta dan pengoleksi burung untuk diasah dan dinikmati suara kicauannya. Ada banyak jenis burung yang dipelihara, mulai dari jenis burung kicau herbivora, karnivora dan lainnya.

Kualitas kicauan burung ditentukan oleh beberapa faktor, seperti faktor internal yaitu menurut gen jenis burung, dan faktor eksternal yaitu faktor diluar seperti lingkungan dan nutrisi dari pakan yang didapat oleh burung kicau.

Dari faktor nutrisi pakan yang dirasa sangat berpengaruh, dan bahkan mampu mempengaruhi daya tahan dan daya kicau burung.

Karena itulah mahasiswa Universitas Ailangga (Unair) melakukan inovasi terhadap pakan burung yang kaya akan nutrisi, baik dibutuhkan oleh burung berkicau dengan pengoptimalan kandungan protein dari ikan Guppy dan nutrisi pendukung lain dalam pakan burung.

”PAS BUKAIN – Pakan Burung Super Kaya Protein” merupakan produk inovasi pakan burung berkicau yang alami dan berkualitas yang ditemukan oleh mahasiswa dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga.

Pakan burung ini diberi nama “PAS BUKAIN” karena memiliki kandungan super dalam setiap butir pakan yang diberikan untuk burung kicau seperti Lovebird, Murai dan lainnya.

Dalam pakan PAS BUKAIN, setiap butirnya mengandung Vitamin C, Vitamin B1, B2, B6 dan B12, mineral, protein tinggi dari Ikan Guppy yang dapat mempercepat pembentukan kicau, mengandung pigmen yang dapat mencerahkan warna bulu, dan terakhir mengandung zat anti stress.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKMK) ini diketuai Aldiansyah Budi Wardana, serta beranggotakan Handrina Susanti, Alisa Yulia Putri, Catur Pujiono, dan Mustakim. Dibawah arahan dan bimbingan Ir Agustono MKes, dosen FPK Unair, tim ini telah berhasil memproduksi beberapa bungkus kemasan PAS BUKAIN.

Proposal keberhasilannya yang diajukan dengan tema “PAS BUKAIN, Pakan Burung Super Kaya Protein dari Ikan Guppy Sebagai Inovasi Pakan Berkualitas untuk Meningkatkan Kicauan Burung dan Penghilang Stress”, berhasil lolos seleksi dan memperoleh dana pengembangan dari Kemenristekdikti dalam program PKM tahun 2018.

Diterangkan Aldiansyah bahwa “PAS BUKAIN” dikemas dalam kemasan steril dan terjamin kualitasnya. Mengapa faktor kualitas harus dijamin, kata Aldi, karena kualitas pakan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan pertumbuhan dan perkembangan burung.

”Kami memberi harga komersial pada pakan PAS BUKAIN ini sebesar Rp 28.000kemasandengan netto 200 gram. Sedang pemesanan PAS BUKAIN dapat dilakukan melalui Whatshapp 0853 3496 5235 a/n saya maupun akun IG @pas_bukain,” kata Aldiansyah. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.