Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»OLAHRAGA»Suryo Minta Rekornya Dipecahkan

Suryo Minta Rekornya Dipecahkan

OLAHRAGA redaksi28/07/2018 - 12:00 WIB

Nama Suryo Agung sebagai “Manusia Tercepat se Asia Tenggara” pernah mengharumkan nama Indonesia di ajang ASEAN Games 2009 Laos.

Catatan waktu lari tercepatnya 10,17 detik di nomor 100 meter sampai saat ini belum terpecahkan oleh pelari Indonesia lainnya. Dia berharap Asian Games 2018 nanti jadi ajang pelari muda Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa.

Di Asian Games 2018 mendatang, cabang olahraga atletik akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sebuah tempat bersejarah yang menjadi kebanggaan bangsa.

Suryo berharap masyarakat bisa memadati tribun stadion dan memberikan dukungan penuh kepada atlet-atlet Indonesia.

“Bertanding di tempat bersejarah itu gak gampang. Hanya berapa orang yang bisa berlari di situ. Ibarannya, kalau di sepak bola, penonton adalah pemain ke-12,” kata Suryo.

“Situasi-situasi ini yang harus kita maksimalkan dan mungkin memberikan hasil di luar perkiraan. Jadi saya berharap masyarakat Indonesia menonton atletik, ibu olahraga,” tutup dirinya.

Pria yang lahir pada 8 Oktober 1983 ini yakin prestasi hanya bisa didapatkan melalui dedikasi. Ia rela memotong waktu bermain dan meninggalkan keluarga. Sudah tak terhitung berapa kali ia muntah akibat latihan. Semua pengorbanan itu tidak sia-sia.

Perjalanan Suryo berawal dari seleksi POPDA kota Solo pada tahun 2000. Setelah berkali-kali gagal menembus seleksi tim sepakbola, ia memilih untuk mencoba peruntungan di lompat tinggi.

Dalam seleksi tersebut, Suryo justru berhasil menjadi yang terbaik dalam nomor lari 100m. Ia pun dikirim ke POPDA untuk dua nomor dan mampu membawa pulang dua medali emas.

Prestasi tersebut membuat Suryo ditawari untuk mengikuti Kejurnas Junior di Jakarta. Ia diberi target untuk bisa melewati garis finish dengan catatan waktu di bawah 11,20 detik. Jika berhasil, maka Suryo diperbolehkan masuk ke PPLP di Salatiga.

“Kita main di Stadion Madya, Jakarta. Saya mencatatkan waktu 11,11 detik ketika pertama kali lari. Tiket PPLP sudah di tangan. Akhirnya, saya sampai final dan menempati peringkat ke-5,” ujarnya

Suryo mendapatkan emas pertamanya di SEA Games 2009. Dalam pertandingan yang digelar di Vientiane, Laos tersebut Suryo mencatatkan namanya sebagai pelari tercepat se-Asia Tenggara dengan catatan waktu 10,17 detik. Suryo memecahkan rekor berusia 20 tahun milik pelari legendaris Indonesia, Mardi Lestari.

Yang menarik, Suryo mengaku telah memiliki firasat baik sebelum bertanding. Ia mengklaim garis finis terasa dekat ketimbang biasanya. Dari situ, muncul optimisme bisa mempertahankan emas yang didapatkan dua tahun sebelumnya.

“Ketika finish, aku selebrasi dulu. Lalu Fadlin (atlet lari Indonesia) memberitahu bahwa aku memecahkan rekor. Aku melihat papan skor dan melihat angka 10,17 detik. Aku semakin teriak-teriak,” kenang Suryo.

Rekor Suryo sendiri hampir dipecahkan oleh Lalu Muhammad Zohri yang menjuarai Kejuaraan Dunia Atletik Junior dengan catatan waktu 10.18 detik pada 11 Juli 2018.

Suryo berharap rekornya mampu dipecahkan oleh atlet lain dari Indonesia, tetapi ia tidak ingin memberikan beban kepada siapapun.

“Saya pikir ini hanya tinggal menunggu waktu. Cepat atau lambat (rekor saya pasti pecah). Yang penting, Zohri tetap memberikan yang terbaik. Saya tidak ingin membebani dia. Jenjang dia masih panjang,” ucapnya. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka, Surabaya Targetkan 2.000 Pelari

28/06/2026 - 18:34 WIB

Atletico Madrid Bidik Tijjani Reijnders dari Manchester City, Diego Simeone Benahi Lini Tengah

29/05/2026 - 20:45 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Konflik di Ruang Ganti Real Madrid, Alvaro Arbeloa Dikabarkan Berselisih dengan Raul Asencio

08/04/2026 - 21:28 WIB

Liverpool Incar Gelandang Muda West Ham Mateus Fernandes, Nilai Transfer Capai Rp1 Triliun

07/04/2026 - 21:43 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.