Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Indonesia Juara Go Green in The City

Indonesia Juara Go Green in The City

KOMUNITAS redaksi17/09/2018 - 15:00 WIB

Schneider Electric, perusahaan global di bidang pengelolaan energi dan otomasi, mengumumkan terpilihnya Tim RISE dari Indonesia sebagai pemenang Go Green in the City (GGITC) 2018 di tingkat Asia Pasifik.

Tim RISE akan melaju ke babak Grand Final yang akan diselenggarakan di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, pada November 2018 mendatang.

Konsep ide berjudul “Smart Memory Alloy for Reliable Trackers (SMART)” yang digagas oleh tim RISE dari Universitas Indonesia terpilih sebagai pemenang Go Green in the City 2018 tingkat Asia Pasifik setelah mengalahkan perwakilan dari 15 negara.

Tim RISE terdiri dari dua mahasiswa Universitas Indonesia (UI), yaitu Clarissa Merry dan Rivaldo Gurky. Mereka akan melaju ke babak Grand Final dan berhadapan dengan 10 finalis perwakilan dari Eropa, China, India, Timur Tengah & Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Spanyol dan Canada.

Pemenang utama di Grand Final nantinya akan memperoleh kesempatan membangun jaringan profesional dengan para ahli terbaik di bidang manajemen energy dan otomasi dan merasakan secara langsung bekerja di kantor Schneider Electric di seluruh dunia.

Proyek SMART menawarkan konsep ide untuk menjawab permasalahan akan kebutuhan sumber energi alternatif dan pemerataan akses listrik di area rural dengan memaksimalkan penyerapan tenaga surya menggunakan solusi sistem panel surya yang dapat secara fleksibel mengikuti arah gerak matahari.

Dengan sistem panel surya ini, energi listrik yang dihasilkan dari tenaga surya diklaim dapat meningkat sekitar 18% dibandingkan sistem panel surya konvensional, dan diperkirakan dalam satu hari dapat menghasilkan energi listrik hingga 31,6 MWh, setara dengan menghidupkan 2.300 rumah tangga dengan konsumsi listrik rata-rata per harinya sebesar 13,6kWh.

Xavier Denoly, Country President Schneider Electric Indonesia mengatakan Indonesia perlu berbangga hati karena memiliki banyak generasi muda yang berprestasi di tingkat global dan mau berpartipasi untuk ikut ambil bagian dalam mencari solusi atas permasalahan masyarakat dunia.

Kompetisi global seperti Go Green in the City merupakan panggung bagi generasi muda untuk menyalurkan ide, aktualisasi diri serta memperluas jaringannya untuk mempersiapkan diri menuju dunia kerja.

“Tidak hanya itu kompetisi ini juga menjadi jembatan bagi pelaku industri dan pembuat kebijakan untuk menyerap ide-ide inovatif yang memungkinkan untuk diaplikasikan,” kata Xavier Denoly.

Lebih lanjut Xavier mengatakan “Kami bangga bahwa konsep ide SMART dari Tim RISE tidak hanya berhasil memenangkan kompetisi di tingkat Asia Pasifik, namun juga memperoleh dukungan dari Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta rencananya akan didanai oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.”

Tahun ini, Indonesia menjadi negara dengan partisipasi tertinggi di Asia Pasifik dan menempati posisi tertinggi ke-4 di dunia.

Sekitar 700 milenial dari 100 universitas di Indonesia ikut berpartisipasi dalam Go Green in the City 2018 di tingkat nasional yang diselenggarakan awal tahun ini untuk atasi tantangan perubahan iklim dan efisiensi pengelolaan energi di perkotaan. (sak)

Go Green in The City Schneider Electric
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.