Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PROFIL»Sang Pencerah di Basket Kursi Roda

Sang Pencerah di Basket Kursi Roda

PROFIL redaksi17/10/2018 - 13:30 WIB

Asian Para Games 2018 memang sudah berakhir, tetapi bagi Donald Santoso ajang itu tidak akan sekadar lewat karena menimbulkan kesan yang luar biasa bagi dirinya. Dia lah pencetus terbentuknya tim nasional basket kursi roda.

Pada 2017, Donald mulai mengembangkan olahraga basket kursi roda di Indonesia dengan mendirikan Jakarta Swift Wheelchair Basketball. Komunitas itu kemudian menjadi cikal bakal berdirinya tim nasional basket kursi roda Indonesia.

Kecintaan Donald pada olahraga basket sudah dimulai sejak kecil. Akan tetapi pada usia 17 tahun, kehidupannya berubah drastis. Lututnya divonis menderita cedera ligamen.

Hal itu memang tidak membuat Donald lumpuh total, tetapi cedera itu memaksanya tidak bisa berlari dan bermain basket seperti dulu.

Bagi kebanyakan atlet, cedera ligamen bisa disembuhkan melalui beberapa cara pengobatan termasuk operasi. Namun, hal itu tidak berlaku untuk Donald. Total sudah enam kali operasi dijalani Donald tetapi semuanya berjalan negatif. Hal itu tentu saja membuat Donald kecewa dan sempat tidak percaya diri.

Keluarga dan Donald terus mengupayakan pemulihan. Setelah operasi ketiga, Donald memutuskan kembali ke Amerika Serikat (AS), negara yang sudah lekat dengan kehidupannya. Maklum di sana dia pernah menghabiskan sebagian masa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ketika kuliah S1 di Burkeley University of California, Donald mendapatkan sebuah pencerahan. Kampusnya memiliki tim basket kursi roda. Namun ia belum bisa sekadar latihan bersama apalagi bergabung ke dalam tim.

Alih-alih mendapatkan harapan baru, dirinya malah mengalami penolakan karena tidak memenuhi kualifikasi disabilitas. Donald pun harus puas memperpanjang masa kecewanya.

Kegagalan itu membuka pintu lain. Saat melanjutkan S2 di Arizona State University, sarjana hukum itu memenuhi kualifikasi disabilitas. Awalnya cuma latihan bersama, tapi lama kelamaan Donald masuk tim dan dipercaya sebagai kapten tim universitas.

Selama dua tahun membela tim kampusnya, Donald mendapatkan tawaran bergabung dengan klub basket kursi roda bernama Phoenix Suns. Masa-masa bersama Phoenix Suns adalah pengalaman yang membentuk karakter Donald.

“Basket memberikan saya kepercayaan diri lebih. Entah mengapa saat berada di lapangan dan bermain basket saya merasa bisa melakukan segalanya,” ujar pria berusia 28 tahun itu.

Saat kembali ke Indonesia pada 2017, dia berkomunikasi dengan National Paralympic Committee (NPC) untuk membangun timnas basket kursi roda. Dia merasa Indonesia jauh tertinggal dengan negara-negara Asia lain terkait pengembangan olahraga basket kursi roda.

Dengan senang hati, NPC Indonesia menerima usulan Donald. Timnas akhirnya terbentuk, dan Donald Santoso didaulat menjadi kapten angkatan pertama.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena kami lah timnas basket kursi roda pertama di Indonesia. Kami harus jalan. Kami harus saling mendukung.” Ujar Donald sebelum Asian Para Games 2018.

Saat Asian Para Games 2018 berlangsung selama 6-13 Oktober, Donald dan kawan-kawan dibuat takjub oleh dukungan luar biasa para suporter. Meskipun timnas Indonesia belum mempersembahkan medali, tapi para pemain dan pelatih sangat tersentuh dengan antusiasme suporter Indonesia. (ist/kemenpora.go.id)

Asian Para Games 2018 Basket Kursi Roda Donald Santoso
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja

28/06/2026 - 18:26 WIB

Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR

27/06/2026 - 18:56 WIB

Khofifah Raih Penghargaan Nasional CSR Desa Berkelanjutan 2026, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Desa Mandiri

25/04/2026 - 10:10 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Dedikasi Amelia Febriani, Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Global Lewat Inovasi Pendidikan Berbasis Empati

08/04/2026 - 21:16 WIB

Perjalanan Inspiratif Alumni FK Unair di Gaza

06/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.