Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PROFIL»Teguh, Satpam Sukses Kuliahkan 4 Anak

Teguh, Satpam Sukses Kuliahkan 4 Anak

PROFIL redaksi03/11/2018 - 15:30 WIB

Tidak pernah ada yang sia-sia dari setiap perjuangan orang tua membesarkan anak-anaknya. Seperti yang dilakukan oleh pasangan Teguh Tuparman (56) dan Sri Retnanik (54) asal Turi, Sleman, Yogyakarta ini.

Meskipun di tengah keterbatasan, Teguh yang sehari-hari bekerja sebagai anggota satuan keamanan UGM ini tak pantang menyerah untuk mengupayakan yang terbaik bagi anak-anaknya.

Usaha dan kerja keras yang dilakukan selama puluhan tahun dalam mendidik, empat anak perempuannya telah membuahkan hasil yang gemilang.

Dia seperti dilaporkan Humas UGM, berhasil menghantarkan keempat putrinya menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Tiga diantaranya telah menyelesaikan pendidikan tinggi di UGM dan UNY.

Bahkan, putri sulungnya berhasil menyandang gelar doktor dari UGM belum lama ini melalui program beasiswa dari pemerintah.

Kegigihan Teguh dalam membesarkan anak-anaknya ini pun menghantarkannya meraih penghargaan Keluarga Hebat dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Mereka dinilai sukses menjalankan fungsi dan perannya dalam mendidik, mengasuh, serta membimbing anak-anaknya. Selain Teguh ada sembilan keluarga lain yang mendapatkan penghargaan ini.

Teguh ingat betul bagaimana perjuangannya membesarkan empat anak bukanlah hal yang mudah. Terlebih dengan kondisi perekonomian yang terbilang pas-pasan.

Sebagai satu-satunya tulang punggung keluarga dia menolak menyerah pada keterbatasan agar keempat anaknya bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan setinggi-tingginya.

“Saya ingin anak-anak bisa sekolah tinggi, tidak seperti saya yang hanya lulusan SMP,” katanya, Rabu (31/10) saat ditemui disela-sela tugasnya menjaga keamanan kampus UGM.

Dia yakin lewat pendidikan bisa menghantarkan anak-anaknya menjadi orang hebat dan memiliki kehidupan yang lebih baik. Karenanya segala cara dia tempuh untuk mewujudkan hal tersebut.

“Saya mendukung anak-anak untuk sekolah yang tinggi, bagaimanapun caranya mengusahakan agar mereka bisa kuliah sampai sarjana,” jelasnya.

Penghasilan sebagai satpam kampus hanya pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga. Ditambah lagi untuk membiayai kuliah dan sekolah anak-anaknya. Untuk itu dia mengambil kerja sambilan untuk memperoleh pendapatan tambahan.

Saat sedang tidak bertugas menjaga keamanan kampus, dia menjadi sopir bus kota di Yogyakarta. Tak hanya itu, dia pun mengambil tugas sebagai penjaga gedung pada sebuah fasilitas kesehatan kampus.

“Dulu saat anak-anak masih sekolah semua saya menjalani semua pekerjaan, pernah jadi sopir bus kota dan penjaga,” kisahnya.

Terlepas dari semua keterbatasan itu Teguh bersyukur anak-anaknya bisa memahami kondisi keluarga. Semua anak-anaknya tidak pernah menutut lebih padanya. Mereka turut berjuang untuk bisa menyelesaikan pendidikan dengan sebaik-baiknya.

“Saya selalu pesan pada anak-anak untuk hidup sederhana dan bertanggung jawab atas apa yang dilakukan,” tuturnya.

Teguh tidak pernah mengeluh akan kehidupannya. Apa yang dilalui membuatnya sadar bahwa semua hal bisa dicapai jika dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Dia justru merasa bangga meskipun dalam kondisi terbatas mampu menghantarkan puteri-puterinya mengenyam bangku perguruan tinggi. Kini putri sulungnya telah menjadi dosen di Universitas Andalas, yang kedua membuka bisnis, dan yang ketiga bekerja di penerbitan.

“Bangga rasanya, meskipun saya ini orang biasa yang hanya lulusan SMP dan isteri tidak pernah sekolah bisa menyekolahkan anak sampai perguruan tinggi,” ungkapnya.

Tak lupa dia pun berpesan pada para orang tua untuk sabar dan telaten dalam mendidik dan mengasuh anaknya.

“Usahakan pendidikan anak karena pendidikan bisa mengubah jalan hidup menjadi lebih baik,” katanya. (ist)

Satpam UGM Teguh Tuparman
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja

28/06/2026 - 18:26 WIB

Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR

27/06/2026 - 18:56 WIB

Khofifah Raih Penghargaan Nasional CSR Desa Berkelanjutan 2026, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Desa Mandiri

25/04/2026 - 10:10 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Dedikasi Amelia Febriani, Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Global Lewat Inovasi Pendidikan Berbasis Empati

08/04/2026 - 21:16 WIB

Perjalanan Inspiratif Alumni FK Unair di Gaza

06/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.