Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Libatkan Generasi Z Kembangkan UMKM

Libatkan Generasi Z Kembangkan UMKM

EKONOMI BISNIS redaksi02/10/2021 - 12:00 WIB

Menopang 97% lapangan pekerjaan, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah khususnya yang berorientasi ekspor, menjadi salah satu upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional.

Sektor itu juga dinilai menjadi pilihan karir yang menyatu dengan karakteristik generasi muda, terutama di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Sensus 2020 menyebutkan, Generasi Z mencapai 27,94% dan Generasi Milenial sebanyak 25,87% dari total populasi, dimana kedua generasi ini merupakan penduduk usia produktif yang menjadi tumpuan percepatan pertumbuhan ekonomi. Namun, upaya memunculkan potensi eksportir baru khususnya dari kalangan muda, tidak bisa dilakukan secara instan.

“Semua ini membutuhkan proses yang melibatkan komitmen, wawasan dan pengetahuan akademik yang baik, skill yang mumpuni, kemampuan teknologi informasi, negosiasi, creative thinking, inovasi, dan tentunya disiplin dari diri anda-anda sendiri sebagai pelaku utama,” tegas Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin ketika memberikan sambutan secara virtual Kuliah Ekspor Nasional pada Konferensi Ekspor Nasional 2021 Dari Sekolah Ekspor dari Kediaman Resmi Wapres di Jakarta Pusat, Kamis (30/09).

Dalam acara yang mengusung tema ‘New Future of Export Indonesia’ tersebut, Wapres menekankan, selain mengenali ekosistem pendukung ekspor seperti standar dan prosedur ekspor, para eksportir harus dapat mengikuti tren yang sedang dibutuhkan oleh negara tujuan ekspor.

“Anda para generasi muda harus mampu melihat dan menangkap peluang dari dinamika dan perubahan tren ekspor di era pemulihan ekonomi saat ini,” pesan Wapres.

Selanjutnya, Wapres menilai beberapa sektor akan lebih unggul pengembangannya hingga berkontribusi besar terhadap pemulihan ekonomi di masa yang akan datang.

“Saya menilai sektor industri halal, sektor kesehatan (healthy life style), sektor makanan dan minuman (mamin), sektor konstruksi, dan sektor pertanian akan menjadi penopang utama pemulihan ekonomi global ke depan.

Khusus untuk sektor industri halal, Wapres mendorong generasi muda dan elemen sektor swasta, baik usaha berorientasi ekspor berskala besar, menengah, dan kecil, untuk secara cermat menggali sektor tersebut dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada di Indonesia.

Melalui acara ini, Wapres berharap dapat mendorong semangat generasi muda untuk turut serta menumbuhkan ekonomi nasional melalui ekspor.

“Saya berharap, melalui sinergi dan kolaborasi antara dunia usaha dan akademisi di Sekolah Ekspor ini akan melahirkan semakin banyak eksportir baru dari Generasi Milenial dan Generasi Z untuk menciptakan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru yang sangat dibutuhkan Indonesia saat ini,” harapnya.

Menutup sambutannya Wapres menyampaikan apresiasi atas kontribusi Sekolah Ekspor dalam meningkatkan literasi ekspor bagi generasi muda Indonesia.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Yayasan Sekolah Ekspor Nasional dalam upaya mendorong dan memfasilitasi lahirnya para eksportir muda melalui berbagai pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan untuk membuka peluang yang lebih besar bagi ekspor Indonesia,” pungkasnya.(sak)

Libatkan Generasi Z Kembangkan UMKM
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.