Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»MotoGP Bawa Manfaat Ekonomi Lokal

MotoGP Bawa Manfaat Ekonomi Lokal

PEMERINTAHAN redaksi21/03/2022 - 15:00 WIB

Perhelatan MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), 18-20 Maret diyakini membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Benar-benar MotoGP ini menjadi promosi wisata yang sangat besar bagi Mandalika, termasuk untuk ekonomi di Mandalika,” ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Podkabs (Podcast Kabinet dan Sekretariat Kabinet), yang tayang perdana Jumat (18/03) di kanal YouTube dan Spotify Sekretariat Kabinet (Setkab).

Dalam rangka mendukung ajang balap motor internasional tersebut, ujar Basuki, pihaknya melakukan sejumlah pembangunan infrastruktur pendukung dan penataan di kawasan Mandalika.

Pertama, pemerintah telah membangun jalan bypass yang menghubungkan Bandara Internasional Lombok (BIL) dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Jalan sepanjang 17,3 kilometer yang diresmikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di akhir tahun lalu dapat memangkas waktu tempuh antara bandara dengan KEK Mandalika.

Kemudian juga dilakukan penataan Jalan Bypass BIL – Mandalika tersebut dengan mengedepankan estetika melalui kegiatan penghijauan dan penataan koridor jalan.

“Itu tidak hanya (membangun) jalannya tapi sekarang kita juga termasuk penghijauannya, karena kita ingin menunjukkan pada dunia bahwa kita membangun berdasarkan kaidah-kaidah lingkungan,” ujar Basuki.

Selanjutnya, pemerintah melalui Kementerian PUPR juga melakukan pelebaran Jalan Kuta-Keruak dengan menambah lajur eksisting menjadi 4 lajur, pembuatan saluran drainase beton di tepi luar badan jalan, dan perbaikan alinyemen vertikal dan horizontal jalan eksisting.

“(Jalan) dari Kuta ke Keruak sepanjang 5,5 kilometer kita lebarkan karena kita pengin supaya yang ke sana juga enjoy,” kata Basuki.

Selain itu, pemerintah juga membangun sarana hunian pariwisata (sarhunta) atau homestay. Keberadaan homestay ini diharapkan dapat mendukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika – Lombok dan juga menjadi alternatif hunian bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke Mandalika selama ajang balap internasional MotoGP.

“Rumah-rumah sekitar Mandalika kita lakukan upgrading untuk menjadi rumah yang layak karena kita tidak ingin menyiapkan perhelatan tapi kawasannya menjadi kumuh, masyarakatnya tetap menjadi hanya penonton. Itu kita bantu perumahannya, tempat jualannya menjadi lebih baik, lebih sehat. Kita juga membangun homestay-homestay, ada 900-an homestay yang kita bangun,” ungkapnya.

Menteri PUPR menambahkan, hunian yang ada di kawasan Mandalika saat ini sudah terisi oleh para wisatawan yang akan menonton ajang MotoGP. Pemerintah juga menyiapkan berapa kapal untuk menjadi hotel terapung selama gelaran MotoGP.

Dengan semua dukungan yang diberikan pemerintah tersebut, Menteri PUPR optimistis perhelatan MotoGP ini tidak hanya memanjakan para penggemar balapan motor tetapi juga memberikan manfaat bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

“Belum nanti suvenir-suvenir, di sana suvenir mutiara kan pasti tempatnya dan kain tenun di Desa Sade bisa dibawa ke sana, dan saya kira ini akan menghidupkan (perekonomian masyarakat),” tandasnya. (sak)

MotoGP Bawa Manfaat Ekonomi Lokal
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.