Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Emil Optimis Ekraf Dongkrak Jatim

Emil Optimis Ekraf Dongkrak Jatim

EKONOMI BISNIS redaksi23/03/2022 - 13:00 WIB

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak optimis bahwa pulihnya ekonomi kreatif (ekraf) akan mendongkrak kebangkitan Jawa Timur. Terutama dengan pemberdayaan ekonomi kreatif di daerah pedesaan.

“Saya yakin desa tetap menjadi tempat yang sangat prospek dalam ekonomi kreatif. Desa memiliki peluang besar karena sekarang semuanya terkoneksi,” ungkapnya dalam sambutannya pada Rapat Kerja Wilayah Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Jawa Timur (Rakerwil DPW Gekrafs Jatim) di The Westin Surabaya, Sabtu (19/03).

Ia mencontohkan, sekarang ada Program Desa Devisa dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang menyoroti potensi desa-desa dalam menghasilkan produk kreatif yang bernilai ekspor.

Mantan Bupati Trenggalek ini menyebutkan, Jawa Timur diketahui mendapatkan kuota 15 Desa Devisa. Pemprov Jatim sendiri terus gencar melakukan pencarian untuk desa-desa yang potensi khasnya dapat berkontribusi pada perekonomian Jatim.

Emil menambahkan, beberapa desa yang telah disurvei untuk menjadi Desa Devisa, di antaranya di wilayah Tuban, Madiun, dan Jombang.

Sedangkan saat ini di Jawa Timur telah ada tiga Desa Devisa di wilayah Gresik untuk sarung tenun, Sidoarjo untuk produksi rumput laut, dan Banyuwangi untuk produksi kopi.

“Oktober 2021 lalu, 3 desa di Jatim sudah disetujui oleh LPEI untuk mendapat penguatan sebagai Desa Devisa di antaranya berada di Gresik, Sidoarjo, dan Banyuwangi,” imbuhnya.

Harapnya, dengan sinergi dari Gekrafs dan juga Dekranasda Jatim, ekonomi kreatif di pedesaan dapat menerima pemasukan atau income yang sebanding dengan nilai karya mereka. “Ruang-ruang kreatif yang terletak di desa sangat banyak jumlahnha. Effort mereka yang besar pantas mendapaf income yang besar pula,” jelasnya.

Emil mencontohkan, beberapa desa telah mengkurasi hasil-hasil produk kreatif mereka dengan baik dan dapat memberikan value added bagi karya mereka. “Beberapa membangun galeri di sana dan memajang hasil karya mereka. Strategi bisnis lain juga diterapkan,” ungkapnya.

Tak berhenti di situ, Emil juga menekankan bahwa ekonomi kreatif tak terbatas pada barang saja, tetapi juga jasa. Atau, apa yang ia sebut sebagai Artisan. “Ekonomi kreatif bukan cuma menyoal barang tapi juga artisan, yaitu jasa kreatif,” jelasnya.

Menurut Wagub Jatim ini, Millennial Job Center dapat turut menyumbang pada ekonomi kreatif baik di Jatim sendiri serta Indonesia. “Talenta yang terdaftar dalam Millennial Job center dapat berkontirbusi juga dalam ekonomi kreatif. Jatim harapnya dapat menjadi tempat yang kondusif bagi perekonomian kreatif,” sarannya.

Terkait hal ini, Emil berharap agar Gekrafs dapat menjadi pelopor dan wadah atas perkembangan ekonomi kreatif Jatim. “Harapan kami tentunya Gekrafs Jatim benar-benar inovatif dalam mendorong ekonomi kreatif dan pemulihan ekonomi,” tutupnya.

Sejalan dengan Emil, ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak mendukung penuh sinergi antara Dekranasda Jatim dengan Gekrafs Jatim. Menurutnya, hasil produk kreatif Jatim terdiri dari bermacam jenis dan ciri khas karena keberagaman di Bumi Majapahit.

Ia optimis Gekrafs dapat membantu ekonomi kreatif di pedesaan ajar pengrajin yang menggunakan cara-cara tradisional untuk produksi dapat terus produktif tanpa tergerus oleh zaman.

“Saatnya Gekrafs dan Dekranasda berperan memabangkitkan revolusi mental bagi para pengrajin yang konvensional agar tidak tergerus zaman,” ungkap Arumi. “Kami di Dekranasda sangat siap untuk berkolaborasi,” lanjutnya. (ita)

Emil Optimis Ekraf Dongkrak Jatim
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.