Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Pembangunan FO Ganefo Capai 79 Persen

Pembangunan FO Ganefo Capai 79 Persen

EKONOMI BISNIS redaksi27/07/2022 - 12:00 WIB

Pembangunan jembatan layang (Fly Over) Ganefo di Kecamatan Mranggen-Demak mencapai 79 persen. Konstruksi kini difokuskan memasang glagar box baja atau steel box girder. Agar tidak menggangu perjalanan kereta, pemasangan dilakukan saat jeda waktu perlintasan kereta api.

Kabid Wilayah Timur DPU Bina Marga Cipta Karya Jateng Agus Apriyanto mengatakan, pembangunan FO Ganefo bertujuan untuk mengurai kemacetan karena perlintasan kereta. Ia mengatakan, jalur ganda kereta api Semarang-Surabaya terbilang padat, sementara ruas Ganefo (Semarang-Purwodadi) juga banyak dimanfaatkan warga.

Ia menyebut, pekerjaan di FO Ganefo kini fokus menyelesaikan pemasangan glagar boks baja (box girder steel) tepat di atas lintasan rel. Rencananya akan ada enam glagar boks yang akan dipasang.

Berdasarkan kesepakatan dengan PT KAI, pemasangan glagar boks dilakukan pada malam hari mulai pukul 22.00 WI hingga rampung pada sekitar pukul 03.00 WIB. Adapun pengerjaan dilaksanakan pada 20-22 dan 25-27 Juli 2022. Karenanya, pada waktu tersebut, dilakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup jalan.

“Waktunya tidak bisa sembarangan. Windows time (jeda waktu) ditentukan oleh KAI, mengingat adanya lalu lintas kereta api baik Solo-Semarang atau ke arah Surabaya,” ujarnya Sabtu (23/07).

Ia menyebut, setelah pemasangan glagar, arus lalu lintas akan difungsikan kembali. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir. Untuk menghindari kemacetan, DPU Bina Marga dan Cipta Karya telah bekerja sama dengan pemangku wilayah setempat, baik Camat, Kapolsek dan Danramil.

“Beberapa hari ini, pengerjaan juga ditinjau langsung oleh Kepala DAOP (Daerah Operasi 4),” imbuhnya.

Adapun, beberapa jalur alternatif dari arah Semarang untuk kendaraan besar dan bermuatan dari Jalan Raya Waru menuju Jalan Raya Ngaluran, tembus ke Jalan Raya Candi Sari, kemudian ke Jalan Raya Mranggen. Sementara untuk kendaraan kecil dan mobil bisa melewati Jalan Brumbung, kemudian ke Jalan Kembangan tembus ke Jalan Taman Sari.

Sementara dari arah Grobogan, kendaraan besar dan bermuatan bisa memanfaatkan Jalan Wonosekar, menuju Jalan Karangasem dan tembus ke Jalan Raya Kangkung. Untuk kendaraan roda dua dan mobil bisa melewati Jalan Wonosekar menuju Jalan Kali Tengah, kemudian ke Jalan Raya Kangkung menuju Semarang.

Project Manager FO Ganefo Fanny Zuriansyah menuturkan, progres pengerjaan jembatan telah mencapai 79 persen. Ia menyebut, pekerjaan besar menyisakan pemasangan glagar boks baja.

“Progres 79 persen, rencananya pada akhir September (rampung),” ungkapnya menjawab pertanyaan tentang kapan waktu operasional jembatan tersebut.

Terakhir ia menyampaikan, agar masyarakat bersabar saat melalui akses FO Ganefo. Diharapkan, dengan pekerjaan yang cepat rampung, warga bisa segera menggunakan jalan layang tersebut. (hms)

Pembangunan FO Ganefo Capai 79 Persen
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.