Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Bookenlight Web Anti Buku Bajakan

Bookenlight Web Anti Buku Bajakan

KOMUNITAS redaksi02/08/2022 - 13:00 WIB

Penyebaran dan penjualan buku bajakan telah berada pada taraf yang mengkhawatirkan. Selain merugikan banyak pihak, buku bajakan kini juga secara bebas diperjualbelikan di marketplace.

Kemudahan akses dan harga yang lebih murah, seseorang memiliki kesempatan menjual dan menyebarkan lebih banyak lagi buku bajakan.

Keresahan itu menginisiasi mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR), Muhammad Yusuf Zaidan, Abraham Christariana P, M Rifqi Harjono, dan Satrio Dwi Naryo yang tergabung dalam kelompok Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K), untuk menciptakan Bookenlight.

Bookenlight merupakan sebuah wadah penjualan buku bekas original dengan harga bersaing. “Jadi ini merupakan langkah kami dalam mengantisipasi peredaran buku bajakan,” sebut Zaidan selaku ketua kelompok pada Sabtu, (30/07).

Buku-buku bekas yang akan diperjualbelikan, akan melalui proses pengecekan keaslian atau yang biasa disebut dengan legit check. “Kami memastikan bahwa buku yang kami jual merupakan buku bekas yang original, bukan bajakan,” tambahnya.

Inovasi ini diklaim sebagai salah satu pionir dalam perkembangan penjualan buku bekas original di Indonesia.

Mengusung tagar #IndonesiaAntiBukuBajakan, Zaidan berharap langkah kecil yang ia dan tim lakukan dapat berkontribusi menyadarkan masyarakat untuk membeli buku original.

Mahasiswa jurusan Ilmu Sejarah tersebut berharap suatu saat penyebaran buku bajakan akan menurun. Sehingga, memicu kuantitas dan kualitas karya yang lebih baik dari penulis di Indonesia.

Kelompok PKM-K yang dibimbing oleh Usma Dian Nur Rosyidah SS MA tersebut diketahui berhasil meraih pendanaan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

“Saat ini kami sedang melakukan pengembangan website sebagai marketplace untuk mempermudah pembeli dalam melakukan transaksi,” sebutnya.

Zaidan juga meminta dukungan dan doa restu untuk segala tahapan yang sedang ia dan tim jalani. Saat ini ia dan tim juga tengah melaju ke seleksi berikutnya yaitu Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) dan dapat mengharumkan nama UNAIR di mata nasional. (ita)

Bookenlight Web Anti Buku Bajakan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.