Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Surabaya Jadi Percontohan Nasional, Program Indonesia–Norwegia Angkat Satu Ton Sampah Plastik dari Sungai Setiap Hari
  • Perekaman KTP Elektronik Tembus 99,68 Persen, Surabaya Percepat Transformasi Digital
  • Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pakar UNAIR Serukan Aksi Iklim Nyata
  • Surabaya Jalankan Pilot Project Perlinsos Digital, Libatkan Lebih dari 12 Ribu Agen Pendamping
  • Galuh Pramusinta, Alumni FPK yang Berkontribusi pada Ketahanan Perikanan Kota Surabaya
  • Alumni FPK UNAIR Berkontribusi Tingkatkan Produktivitas Tambak Udang hingga Puluhan Ton per Hektare
  • Perlindungan Anak Jadi Prioritas, Surabaya Perkuat Kolaborasi dari Tingkat Keluarga hingga Lingkungan RT
  • Kalahkan Ratusan Startup Dunia, SPYRAGO UNAIR Bawa Pulang Penghargaan Sustainability dan Pendanaan Internasional
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Resto Hasil Ganti Rugi Wadas

Resto Hasil Ganti Rugi Wadas

KOMUNITAS redaksi04/01/2023 - 12:00 WIB

Proses pencairan uang ganti rugi bagi warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo terus berjalan. Saat ini tersisa 8 bidang dari total 617 bidang yang sudah diukur. Sebagian besar di antaranya, telah menerima uang ganti rugi dengan nominal fantastis.

Ada cerita menarik dari warga yang menerima uang ganti rugi tersebut. Ada yang kebingungan, ada yang dibelikan aset, hingga berinvestasi. Satu di antaranya adalah Fahrurozi Asabi.

Ia tidak menyebut detail berapa uang ganti rugi yang diterimanya. Fahrur hanya mengatakan, ia menerima uang di kisaran Rp1 miliar hingga Rp2 miliar. Mengetahui tanah miliknya terdampak proyek Bendungan Bener dan bakal mendapat ganti rugi, ia pun membuka restoran yang dinamainya Tandem Resto.

Restoran itu tepat berada di bawah Jembatan Sungai Kodil. Fahrurozi mengatakan, restoran dengan nuansa alam itu dibangunnya sekitar delapan bulan lalu.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyempatkan diri berkunjung ke Tandem Resto milik Fahrur, Kamis (29/12) malam. Ganjar bertandang ke restoran itu didampingi Kepala BBWS Serayu Opak, Dwi Purwantoro.

“Ya ini dibangun delapan bulan lalu, waktu tahu kalau tanahnya mau dapat ganti rugi,” kata Fahrur.

Sedangkan Gubenur Ganjar mengaku senang dengan suasana kondusif di Desa Wadas. Ia mengungkapkan, kebanyakan warga yang awalnya menolak keras proyek tersebut, kini mulai melunak. Menurutnya, beberapa warga Wadas mengajak berdialog, dan sebagian lainnya bahkan sudah menyerahkan sertifikat lantaran komunikasi yang terjalin baik.

“Di antara beberapa kawan-kawan kemarin yang hadir dulu pernah bersitegang dengan siapapun ya. Tetapi hari ini dengan tenang, dengan halus, menyampaikan apa yang perlu diperhatikan, termasuk mitigasi dampak dari yang ada,” ujarnya.

Ganjar mengungkapkan, beberapa warga Wadas mengajukan syarat. Hal itu pun langsung disanggupinya. Kesanggupan serupa juga ditegaskan Kepala BBWS Serayu Opak, Dwi Purwantoro. Termasuk, menindaklanjuti permintaan kelompok tani yang merasa dirugikan, karena irigasinya tertutup dari jalan untuk lalu lintas kendaraan proyek. Ganjar mengapresiasi pihak BBWS-SO yang sigap meng-handle.

Di sisi lain, Gubernur Jateng dua periode itu menambahkan, sosialisasi kepada warga terkait penambangan, terus dilakukan. Dia tidak ingin ada pemahaman keliru yang membuat warga ketakutan.

“Warga bisa mengawasi. Saya juga menyampaikan sebelum penambangan dilakukan, terhadap warga pun sudah dilakukan pelatihan, sudah ada bantuan-bantuan, baik itu sifatnya fisik, pelatihan, maupun peralatan. Itu sudah dilakukan,” tuturnya.

Hal yang sama juga berlaku terkait proses uang ganti rugi. Ganjar memastikan prosesnya akan berjalan baik dan sesuai dengan kesepakatan. Cerita panjang persoalan Wadas, kata Ganjar, menemui babak baru di mana sejak awal diinginkannya berjalan seperti sekarang ini.

“Alhamdulillah. Saya menyampaikan terima kasih kepada warga yang sudah berkenan komunikasi terbuka, terharu juga saya. Yang dulu berbeda dan agak kenceng, Pak Ganjar mbok mampir ke rumah saya, Insyaallah saya ke sana,” tandasnya.

Di pertemuan itu, hadir pula di antaranya Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas (Gempadewa), Insin Sutrisno. Ia menyerahkan berkas dari 34 bidang untuk diukur.

Kepala BPN Purworejo Andri Kristanto mengapresiasi kerelaan warga yang menyerahkan 34 bidangnya untuk diukur. Sebelumnya, tersisa 42 bidang yang belum setuju diukur. Namun dengan diserahkannya berkas 34 bidang untuk diukur, saat ini hanya tinggal delapan bidang tersisa. “Pengukuran 34 bidang itu akan kami lakukan pada 10-11 Januari (2023),” ucapnya. (hms)

Resto Hasil Ganti Rugi Wadas
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Surabaya Jadi Percontohan Nasional, Program Indonesia–Norwegia Angkat Satu Ton Sampah Plastik dari Sungai Setiap Hari

06/06/2026 - 12:27 WIB

Perekaman KTP Elektronik Tembus 99,68 Persen, Surabaya Percepat Transformasi Digital

06/06/2026 - 12:14 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pakar UNAIR Serukan Aksi Iklim Nyata

06/06/2026 - 12:00 WIB

Surabaya Jalankan Pilot Project Perlinsos Digital, Libatkan Lebih dari 12 Ribu Agen Pendamping

06/06/2026 - 11:51 WIB

Galuh Pramusinta, Alumni FPK yang Berkontribusi pada Ketahanan Perikanan Kota Surabaya

06/06/2026 - 11:40 WIB

Alumni FPK UNAIR Berkontribusi Tingkatkan Produktivitas Tambak Udang hingga Puluhan Ton per Hektare

06/06/2026 - 11:22 WIB

Comments are closed.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional, Program Indonesia–Norwegia Angkat Satu Ton Sampah Plastik dari Sungai Setiap Hari

06/06/2026 - 12:27 WIB

Perekaman KTP Elektronik Tembus 99,68 Persen, Surabaya Percepat Transformasi Digital

06/06/2026 - 12:14 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pakar UNAIR Serukan Aksi Iklim Nyata

06/06/2026 - 12:00 WIB

Surabaya Jalankan Pilot Project Perlinsos Digital, Libatkan Lebih dari 12 Ribu Agen Pendamping

06/06/2026 - 11:51 WIB

Galuh Pramusinta, Alumni FPK yang Berkontribusi pada Ketahanan Perikanan Kota Surabaya

06/06/2026 - 11:40 WIB

Alumni FPK UNAIR Berkontribusi Tingkatkan Produktivitas Tambak Udang hingga Puluhan Ton per Hektare

06/06/2026 - 11:22 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.