Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Gerakan Zakat Bersama Baznas Jatim

Gerakan Zakat Bersama Baznas Jatim

EKONOMI BISNIS redaksi27/03/2023 - 15:00 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggalakkan Gerakan Zakat Bersama Gubernur Jawa Timur dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim di Gedung Negara Grahadi pada Minggu (26/03).

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah membayarkan langsung zakat malnya dan diikuti oleh para Kepala OPD dan Forkopimda, serta pelaku Dunia Usaha dan Industri Kerja (DUDIKA).

Usai membayar zakat, orang nomor satu di Jatim itu menyampaikan, ada empat wasiat (catur piwulang) Sunan Drajat sebagai pengingat untuk ber infak, shodaqah dan berzakat.

Empat wasiat itu adalah wenohono pangan marang wong kang kaliren (berilah makan kepada orang yang kelaparan), wenehono teken marang wong kang wuto (berilah tongkat pada orang yang buta), wenohono sandang marang wong kang wudo (berilah baju pada orang yang tidak berpakaian), wenehono payung marang wong kang kaudanan (berilah payung kepada orang yang kehujanan) ini dikenal dengan catur piwulang Sunan Drajat.

“Bahwa kita harus bersyukur atas kelebihan yang Allah anugerahkan kepada kita semua. Di makam Sunan Drajat di Lamongan ada pesan yang bermakna untuk motivasi kita untuk berinfak, shodaqah dan zakat,” ungkap Khofifah.

Terkait wasiat pertama, yaitu wenohono pangan marang wong kang kaliren yang artinya berilah makan pada orang yang kelaparan. Gubernur Khofifah berpesan, agar setiap orang mau berbagi rezeki dalam bentuk pangan kepada saudara sesama. Apabila tidak menemukan atau tidak tahu kemana harus menyalurkannya, Baznas Jatim bisa menjadi amilnya.

Salah satunya lewat Z Chicken Baznas yang diluncurkan oleh Baznas RI. Z Chicken ini merupakan bantuan usaha mulai dari bahan baku pemasaran untuk meningkatkan perekonomian masyarakat hingga bisa menjadi orang yang berinfaq, bersodaqah dan berzakat baik dalam bentuk harta atau pangan.

“Ketika saya diajak melaunching Z Chicken dengan Ketua Baznas Pusat, saya menyampaikan ada saudari-saudari kita driver ojol perempuan yang 90% nya adalah single mom dan 10% nya memiliki anak berkebutuhan khusus. Kita lalu memberikan layanan secara kontinu pada mereka,” sebutnya.

Wejangan ini pun berhubungan dengan pesan selanjutnya, wenehono teken marang wong kang wuto atau atau berilah tongkat pada orang yang buta. Mantan Mensos RI itu menyebut bahwa hal ini tidak perlu diambil secara harfiah.

Artinya, rezeki lebih yang disalurkan melalui Baznas ini diharap dapat membantu saudara-saudara yang membutuhkan untuk “berjalan,” yaitu menjalankan hidup dengan baik dan meningkatkan taraf hidup mereka.

Bukan cuma dengan bantuan Z Chicken Baznas, Pemprov Jatim juga memberikan bantuan Zakat Produktif untuk para pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) agar usaha mereka dapat terus berjalan dan terbebas dari jeratan hutang.

“Saudara kita pelaku UMKM ini sasaran yang mudah bagi bank titil dan rentenir. Mereka sangat tercekik dengan bunganya dan usahanya terancam, karena itu Pemprov Jatim memberikan bantuan berupa Zakat Produktif agar kelangsungan hidup mereka terjaga,” ujarnya.

Soal wasiat ketiga dan keempat, wenohono sandang marang wong kang wudo (Berilah pakaian pada orang yang tidak berbaju ) danwenehono payung marang wong kang kaudanan (Berilah payung pada orang yang kehujanan) Khofifah berpesan bahwa zakat yang kita berikan akan memberikan kelayakan hidup serta perlindungan sehari-hari bagi para mustahiq.

Khofifah lantas menekankan bahwa pintu kita untuk menyalurkan rezeki dan zakat terbuka dari mana saja. Tegasnya, sebagian harta yang disisihkan sangat bermakna bagi para mustahiq yang membutuhkan, apalagi jika mencakup sandang, pangan dan papan serta pendidikan. (ita)

baznas jatim
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.