Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Kesan Peraih Penghargaan Adhi Makayasa

Kesan Peraih Penghargaan Adhi Makayasa

KOMUNITAS redaksi27/07/2023 - 13:00 WIB

Para perwira peraih penghargaan Adhi Makayasa (lulusan terbaik) TNI-Polri Tahun 2023 menyampaikan kesannya usai disematkan pangkat secara langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri Tahun 2023 yang digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (26/07).

Para perwira yang dilantik oleh Presiden berjumlah 833 orang, terdiri atas lulusan Akademi Militer sebanyak 357 orang, lulusan Akademi Angkatan Laut sebanyak 94 orang, lulusan Akademi Angkatan Udara sebanyak 114 orang, dan lulusan Akademi Kepolisian sebanyak 268 orang.

Pada pelantikan tersebut dibacakan peraih Adhi Makayasa (lulusan terbaik) dari masing-masing akademi, yakni Sawung Setyawan dari Akademi Militer, Hermawan Burhanudin Tri P dari Akademi Angkatan Laut, Muhammad Galuh SR dari Akademi Angkatan Udara, dan Irfan Urane Aziz dari Akademi Kepolisian.

Praih Adhi Makayasa dari Akademi Angkatan Udara Muhammad Galuh menyebut kesempatan tersebut sebagai sebuah kehormatan dan momen langka yang tidak dapat terulang kembali. “Tentunya suatu kehormatan bagi kami, suatu kebanggaan bagi kami, bisa membawa kedua orang tua ke Istana, yang mana ini merupakan momen mungkin sekali seumur hidup tidak akan terulang lagi,” ujar Galuh usai upacara.

Senada, Irfan Urane Aziz yang merupakan peraih penghargaan Adhi Makayasa dari Akademi Kepolisian turut merasa bangga mendapat kesempatan tersebut. Irfan bahkan menjadikan momen berharga tersebut sebagai bekal untuk menjalankan tugas di masa mendatang.

“Saya sangat senang, sangat bangga, dan merupakan pengalaman yang berharga untuk bekal kami ke depannya dalam berdinas sebagai anggota Polri,” ungkap Irfan.

Tidak hanya kesan, para perwira peraih Adhi Makayasa juga menyampaikan pesan yang ditujukan kepada generasi muda di Tanah Air. Mereka berharap, penghargaan Adhi Makayasa tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para generasi muda Indonesia untuk menjadi yang terbaik.

“Tetap berikan yang terbaik, tetap semangat, tetap berusaha, karena usaha kalian tidak akan mengkhianati hasil, jangan lupa beribadah dan berdoa serta meminta doa restu dari orang tua,” ucap Irfan.

Sementara itu, Hermawan Burhanudin TP yang merupakan perwira peraih penghargaan Adhi Makayasa dari Akademi Angkatan Laut mengingatkan pentingnya berdoa dan terus belajar untuk menjadi yang terbaik.

“Yang pasti pertama adalah berdoa, memohon restu kepada orang tua, belajar, terus belajar tanpa henti, dan berikan kesan pertama karena tidak ada kesempatan kedua untuk menimbulkan kesan pertama,” tutur Hermawan.

Pesan serupa juga disampaikan Sawung Setyawan yang merupakan peraih penghargaan Adhi Makayasa dari Akademi Militer. Sawung menyampaikan pesan kepada generasi muda Indonesia untuk tetap semangat dan berdoa dalam meraih cita-cita.

“Tetap semangat dalam meraih cita-cita, bahwa kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdoa. Jangan lupa, setiap usaha dilandasi oleh doa dan yang terpenting adalah jangan lupa untuk meminta doa restu dari kedua orang tua,” ucap Sawung. (setpres)

Adhi Makayasa
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.