Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Forum Industri Hijau Jatim Dikukuhkan

Forum Industri Hijau Jatim Dikukuhkan

KOMUNITAS redaksi31/07/2023 - 15:00 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan Forum Industri Hijau di sela kegiatan Gebyar Kreatifitas dan Inovasi Industri Jawa Timur di Graha Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jumat (28/07).

Dalam acara yang mengangkat tema Kebangkitan Ekonomi Jawa Timur Melalui Industri Hijau ini, Gubernur Khofifah ingin seluruh elemen menyatukan langkah mewujudkan green industry di Jatim. Yang mana inisiasi ini juga dalam koridor mewujudkan green economy di Jatim dan juga Net Zero Emission di tahun 2060 mendatang.

“Di banyak forum internasional perubahan iklim sering dirumuskan banyak kesepakatan baru. Termasuk di sektor industri tertentu yang produknya diekspor ke negara tertentu, biasa mempersyaratkan mereka harus punya kualifikasi sebagai industri hijau,” kata Khofifah.

Sebagaimana data dari Disperindag Jatim, perusahaan di Jatim yang sudah berstandar industri hijau ada 344 perusahaan. Tapi dari jumlah itu yang sudah mendapatkan sertifikat industri hijau baru 11 perusahaan.

Oleh sebab itu, guna mengakeselerasi perusahaan di Jatim agar bisa mendapatkan sertifkat industri hijau maka ditegaskan Gubernur Khofifah membentuk Forum Industri Hijau ini menjadi kebutuhan mendesak.

“Kalau pemprov saja pasti nggak nutut. Nah ini ada enam elemen. Ada perguruan tinggi, ada pelaku usaha, ada lembaga sertifikasi, ada lembaga penelitian, pemprov dan juga lembaga keuangan. Enam lembaga ini akan menjadi kekuatan untuk mengidentifikasi kebutuhan untuk mewujudkan industri hijau,” tegasnya.

Dalam waktu dekat Gubernur Khofifah secara khusus meminta diadakan rakor Forum Industri Hijau Jatim. Yang mana dalam rakor itu dirumuskan action plan apa yang harus dilakukan pemprov jatim, pemerintah pusat, perguruan tinggi, lembaga keuangan untuk bisa mempercepat terwujudkan industri hijau di Jatim.

Termasuk didalamnya agar Jatim bisa turut andil dalam mewujudkan net zero emission 2060 secara lebih signifikan. “Kalau sudah ada awarness seluruh stakeholder rasanya ini akan jadi pintu masuk kita menciptakan industri hijau lebih masih. Bahkan green economy, kemudian juga green infrastructure serta green finance,” tegasnya.

Tidak hanya itu, secara khusus Gubernur Khofifah juga mengatakan bahwa Pemprov Jatim akan memberikan benefit dan juga reward bagi inovator IKM hijau selanjutnya untuk pelopor industri hijau diharapkan bisa mendapatkan benefit dari pemerintah pusat.

“Seperti misalnya kita akan komunikasikan pada Bank Jatim untuk memberikan benefit dengan skema tertentu pada inovator IKM hijau begitu pula bagi pelopor industri hijau diharapkan dapat privilese atau skema tertentu dari pusat,” tegasnya. (ita)

Forum Industri Hijau Jatim
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB

Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy

22/07/2026 - 19:07 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.